Hancur! Tim Badminton Indonesia Memalukan Kalah dari Prancis

Highlights:

  • Tim badminton Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah kalah atas tim badminton Prancis dengan skor 0-4 dalam fase grup Thomas Cup di Forum Horsens, Denmark, Rabu (29/4) dini hari WIB.
  • Takluknya Indonesia atas Prancis ini membuat Indonesia gagal lolos fase grup Thomas Cup.
  • Meskipun di partai terakhir, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil mengalahkan Christo Popov/Toma Junior Popov dengan skor 21-18, 19-21, 21-11. Hasil tersebut tidak ada artinya karena tim Indonesia sudah tertinggal 0-4 atas Prancis dari laga-laga partai sebelumnya.

Jakarta – Tim badminton Indonesia mencatatkan rekor untuk pertama kalinya dalam sejarah perbulutangkisan dunia. Namun, bukan sejarah membanggakan, melainkan sejarah memalukan dimana tim badminton Indonesia takluk atas tim badminton Prancis dengan skor 0-4.

Takluknya Indonesia atas Prancis ini membuat Indonesia gagal lolos fase grup Thomas Cup di Forum Horsens, Denmark, Rabu (29/4) dini hari WIB.

Prancis yang memainkan Popov bersaudara di sektor tunggal dan ganda membuat susunan pertandingan menjadi tiga partai tunggal dimainkan terlebih dulu. Christo Popov yang sekarang menempati peringkat empat dunia pun menaklukkan Jonatan Christie di partai pertama.

Pertandingan antara kedua atlet top 10 dunia itu memang berlangsung sengit. Jonatan sempat mengimbangi Christo dan beberapa kali menyamakan kedudukan sampai skor 19-19. Tetapi sayang, dewi fortuna belum berpihak kepada Jonatan untuk kali ini, ia harus menelan kekalahan di set pertama dari Christo dengan skor 19-21.

Di set kedua, Jonatan semakin tak bisa membendung “keganasan” Christo, hingga akhirnya Christo menundukkan Jonatan dengan skor 21-14.

Keunggulan 1-0 yang diukir Prancis membuat Alex Lanier masuk ke lapangan dengan penuh percaya diri. Sebaliknya, Alwi Farhan merasakan tekanan besar karena tuntutan untuk menyamakan kedudukan.

Di gim pertama, Alwi Farhan benar-benar tampil jauh di bawah performa terbaik. Ia kalah dengan skor 16-21.

Masuk ke gim kedua, permainan Alwi menunjukkan perbaikan. Ia bisa mengimbangi perolehan poin Lanier. Alwi Farhan bahkan sempat berbalik unggul pada kedudukan 13-12. Tetapi, seolah dewi fortuna belum berpihak kepada Alwi, ia kembali tertinggal dimana Alex mencapai match point di angka 20-17. Alex akhirnya menundukkan Alwi dengan skor 21-19 di set kedua, yang sekaligus membuat Prancis unggul 2-0 atas Ibu Pertiwi.

Di partai ketiga, Anthony Ginting tampil melawan Toma Junior Popov. Namun, Anthony menyusul nasib rekan-rekan sebelumnya.

Anthony membuka set pertama dengan keunggulan 22-20, tetapi bisa disamakan Popov yang merebut set kedua dengan skor 21-15. Di set terakhir, skor sempat imbang 20-20, lalu Popov bersaudara ini merebut dua poin berikutnya untuk menang 22-20.

Hasil itu membuat tim Prancis menang telak atas Indonesia dengan skor 3-0, yang sekaligus mengantarkan negeri menara Eiffel ke babak perempat final Thomas Cup 2026.

Di partai keempat, kekalahan kembali dialami Indonesia setelah ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani takluk dari Eloi Adam/Leo Rossi lewat straight game 19-21, 19-21.

Skor pun berubah menjadi 0-4. Hasil ini membuat Indonesia dipastikan gagal lolos ke perempat final dan untuk pertama kalinya gagal melangkah dalam fase grup Thomas Cup.

Meskipun di partai terakhir, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil mengalahkan Christo Popov/Toma Junior Popov dengan skor 21-18, 19-21, 21-11. Hasil tersebut tidak ada artinya karena tim Indonesia sudah tertinggal 0-4 atas Prancis dari laga-laga partai sebelumnya. Tim badminton Indonesia dipastikan gagal lolos ke fase selanjutnya. SW

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.