Bank of China Sabet Penghargaan di Ajang Infobank Digital Award 2026
Highlight:
- Bank of China (Hong Kong) Limited meraih penghargaan The Best Debit Card Conventional Bank 2026 dan The 3rd Best Conventional Bank 2026 pada Infobank Digital Award 2026.
- Penghargaan Infobank Digital Award 2026 memperkuat reputasi digital dan corporate brand Bank of China di segmen bank asing di Indonesia.
- Layanan digital dan transaksi cashless Bank of China terus diperkuat untuk mendukung kebutuhan nasabah ritel dan korporasi yang semakin digital.

Jakarta- Persaingan bank asing di Indonesia tidak lagi hanya bertumpu pada jaringan global dan kekuatan modal. Pengalaman digital, kecepatan layanan, hingga persepsi positif publik kini menjadi faktor yang semakin menentukan dalam menjaga loyalitas nasabah.
Di tengah perubahan tersebut, Bank of China (Hong Kong) Limited berhasil mencatatkan capaian positif dalam ajang “15th Infobank-Isentia Digital Award 2026” yang digelar di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Dalam ajang tersebut, Bank of China meraih dua penghargaan untuk kelompok bank asing, yakni The 3rd Best Conventional Bank 2026 dan The Best Debit Card Conventional Bank 2026.
Penghargaan itu mencerminkan upaya Bank of China dalam menjaga kekuatan corporate brand sekaligus memperluas layanan digital bagi nasabah di Indonesia.
Di segmen transaksi ritel, layanan debit card Bank of China terus diperkuat untuk mendukung kebutuhan pembayaran digital dan transaksi lintas negara yang semakin meningkat.
Integrasi layanan perbankan digital juga menjadi bagian penting dalam mempermudah aktivitas nasabah, terutama untuk transaksi harian, pembayaran internasional, hingga kebutuhan bisnis korporasi yang membutuhkan layanan cepat dan efisien.
Di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital dan kebutuhan layanan lintas negara yang semakin cepat, Bank of China (Hong Kong) Limited Jakarta Branch terus memperkuat posisi brand-nya di pasar Indonesia.
Penguatan itu terlihat dari konsistensi perseroan menjaga kualitas layanan transaksi ritel dan korporasi, sekaligus memperluas layanan digital yang mempermudah nasabah dalam bertransaksi sehari-hari maupun bisnis internasional.
Salah satu layanan yang mendapat perhatian ialah produk debit card dan fasilitas digital banking yang mendukung transaksi cashless, pembayaran internasional, hingga layanan treasury dan perdagangan lintas negara.
Penguatan layanan tersebut menjadi relevan seiring tren transaksi digital nasional yang terus tumbuh tinggi. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital pada 2025 tumbuh lebih dari 30% secara tahunan, sementara transaksi QRIS nasional meningkat hingga di atas 160% yoy.
Jakarta sendiri menjadi salah satu pusat pertumbuhan transaksi digital terbesar di Indonesia. Data Bank Indonesia menunjukkan sekitar 43%–45% transaksi QRIS nasional berasal dari Jakarta, dengan jumlah pengguna QRIS di ibu kota telah mencapai sekitar 6 juta pengguna hingga 2025.
Kondisi itu membuat kebutuhan layanan pembayaran dan transaksi digital yang cepat, aman, dan terintegrasi semakin penting bagi perbankan, termasuk bank asing seperti Bank of China.
Ajang penghargaan yang digelar Infobank bersama Isentia ini menggunakan metode analisis berbasis Artificial Intelligence (AI), natural language processing (NLP), dan machine learning untuk membaca sentimen publik terhadap perusahaan dan produk keuangan sepanjang 2025–2026.
Analisis dilakukan secara real time melalui pemetaan tren percakapan, indeks reputasi, serta respons publik di berbagai platform digital. (*) Ranu Arasyki Lubis

