SYAFIF 2026 di Banjarmasin Dibuka: 4000 Lebih Pengunjung Hadir, Tunjukkan Antusiasme Syariah
Acara penutupan SYAFIF 2026 di Banjarmasin beberapa waktu lalu secara resmi dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Muhammad Ikhsan Alhak, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan Agus Maiyo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Haris Munandar, Ketua Organizing Committee Orkestrasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (OC LIKS) Arjanto. (Foto: Istimewa)Highlights:
- OJK bersama iB Marcomm ASBISINDO sukses membuka rangkaian Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026 serta Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026 di Kota Banjarmasin.
- Selama dua hari penyelenggaraan, SYAFIF 2026 berhasil menarik lebih dari 4.000 pengunjung dari berbagai kalangan masyarakat.
- Suasana pameran semakin semarak dengan berbagai program promosi dan penawaran menarik dari para peserta, mulai dari pembukaan rekening, pembiayaan, investasi syariah, hingga berbagai hadiah langsung yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung.

Banjarmasin – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama iB Marcomm ASBISINDO sukses membuka rangkaian Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026 serta Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026 di Kota Banjarmasin.
Dipilih sebagai kota pembuka penyelenggaraan nasional, Banjarmasin menjadi titik awal penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah yang akan dilaksanakan di lima kota besar di Indonesia sepanjang tahun 2026.
Selama dua hari penyelenggaraan, SYAFIF 2026 berhasil menarik lebih dari 4.000 pengunjung dari berbagai kalangan masyarakat. Tingginya antusiasme tersebut dipandang sebagai semakin besarnya minat masyarakat terhadap layanan dan produk keuangan syariah sekaligus memperkuat optimisme terhadap pertumbuhan industri keuangan syariah nasional.
Sebanyak 16 Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah dan mitra ekosistem industri turut berpartisipasi dalam pameran ini. Di antaranya, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Kalsel Syariah, Bank Syariah Nasional (BSN), Bank Muamalat, Permata Syariah, CIMB Niaga Syariah, Maybank Syariah, Nanobank Syariah, BPRS Barkah Gamadana, serta berbagai lembaga pendukung seperti Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan lembaga pengelola zakat.
Tak hanya menghadirkan pameran layanan keuangan, SYAFIF 2026 juga dikemas dengan beragam kegiatan seperti seminar literasi keuangan, permainan edukatif, kompetisi, hingga Fun Cerdas Cermat Keuangan Syariah menjadi magnet tersendiri, khususnya bagi kalangan pelajar, mahasiswa, dan generasi muda.
Melalui berbagai aktivitas tersebut, peserta diajak memahami prinsip-prinsip keuangan syariah secara menyenangkan sekaligus meningkatkan literasi finansial sejak dini.
Suasana pameran semakin semarak dengan berbagai program promosi dan penawaran menarik dari para peserta, mulai dari pembukaan rekening, pembiayaan, investasi syariah, hingga berbagai hadiah langsung yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung. Dalam 2 hari penyelenggaraan SYAFIF sendiri mencatat 4.067 pengunjung, dengan Total Inklusi Keuangan Syariah Rp2,707,615,686,630 (NoA 28,576).
Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan SYAFIF 2026 yang dinilai mampu mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di daerah.
Syafif kota Banjarmasin sendiri dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin, Muhammad Ikhsan Alhak, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Haris Munandar; Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Kalimantan Selatan, Ridhahani Fidzi, serta para pimpinan industri jasa keuangan syariah di Kalimantan Selatan.
“Antusiasme masyarakat Banjarmasin sangat luar biasa. Keberhasilan penyelenggaraan ini menjadi tolak ukur sekaligus standar bagi pelaksanaan SYAFIF di kota-kota berikutnya,” ujar Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, dikutip Selasa, 7 Juli 2026.
Hal senada disampaikan ketua organizing commitee literasi dan inklusi keuangan syariah OJK Arjanto. Arjanto mengatakan, SYAFIF dan EKSiS tidak hanya menjadi ajang promosi industri keuangan syariah, tetapi juga adalah gerakan bersama dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.
“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga penyelenggaraan perdana tahun ini berlangsung sukses,” sebutnya.
Sementara itu, Direktur eksekutif Asbisindo serta ketua Penyelenggara ExPo iB Marcomm organizing commitee literasi dan inklusi keuangan syariah OJK Nur Trismantara menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan di Banjarmasin adalah hasil sinergi yang kuat antar stakeholder.
“Keberhasilan penyelenggaraan di Banjarmasin adalah hasil sinergi yang kuat antara regulator, industri jasa keuangan syariah, pemerintah daerah, serta berbagai mitra strategis,” sambung Nur.
Setelah sukses digelar di Banjarmasin, rangkaian SYAFIF 2026 akan berlanjut ke empat kota lainnya, yaitu Jakarta, Semarang, Makassar, dan Aceh. Di setiap kota, masyarakat akan disuguhkan berbagai program edukasi, expo industri keuangan syariah, seminar, workshop bagi pelaku UMKM, kompetisi, hiburan, hingga aktivitas interaktif bagi pelajar, mahasiswa, komunitas, dan keluarga.
Berbagai hadiah menarik juga telah disiapkan, termasuk Grand Prize yang akan diundi pada setiap penyelenggaraan. SW

