Pesawat Pilatus Tergelincir Saat Mendarat di Mulia, Bawa Muatan BBM dari Timika
Highlights:
- Pesawat Pilatus PK-WR tergelincir saat mendarat di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Papua Tengah.
- Pesawat tersebut terbang dari Timika dengan membawa BBM jenis solar.
- Pilot dan awak pesawat selamat, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Jakarta – Pesawat Pilatus PK-WR mengalami insiden saat mendarat di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (15/9/2026). Pesawat yang mengangkut BBM jenis solar dari Timika itu tergelincir hingga keluar dari landasan pacu. Pilot dan awak pesawat dilaporkan selamat.
Berdasarkan laporan kepolisian, pesawat tersebut sebelumnya melakukan penerbangan dari Timika menuju Mulia dengan membawa muatan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
“Pesawat udara Pilatus muat BBM tergelincir pada saat landing di Bandara Mulia. Korban nihil dan penyebab tergelincir masih didalami,” demikian keterangan dalam laporan kepolisian, dikutip Rabu, 16 September 2026.
Insiden terjadi ketika pesawat melakukan pendaratan di Bandara Mulia. Pesawat kemudian tergelincir hingga keluar dari landasan pacu dan berhenti di sisi runway.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pilot dan awak pesawat dilaporkan dalam kondisi selamat. Sementara itu, pesawat mengalami kerusakan dan tidak dapat kembali dioperasikan.
Direktur Utama PT Sapujagad Artha Wijaya, Ferro Henriwijaya, membenarkan adanya insiden tersebut. PT Sapujagad Artha Wijaya merupakan perusahaan yang mengoperasikan pesawat Pilatus tersebut.
“Alhamdulillah, pilot dan awak selamat, hanya pesawat yang rusak dan tidak bisa terbang lagi,” ujar Ferro saat dihubungi The Asian Post, Rabu (16/9/2026).
Hingga Rabu (16/9/2026), penyebab pesawat tergelincir masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai faktor yang menyebabkan pesawat keluar dari landasan saat mendarat.
Pasca-insiden, aktivitas penerbangan di Bandara Mulia untuk sementara dihentikan. Penutupan dilakukan untuk mendukung proses evakuasi badan pesawat yang berada di sisi landasan pacu.
Operasional Bandara Mulia akan kembali dibuka setelah proses evakuasi pesawat selesai dan kondisi landasan dinyatakan aman untuk digunakan kembali. JOS

