Buset! KPU Beberkan Puluhan Nama Bacaleg DPR-DPD Eks Terpidana, Nih Daftarnya

Jakarta— Sejumlah nama bakal calon legislatif (bacaleg) DPR dan DPD RI sudah mulai bermunculan. Di antara 9.919 nama bacaleg yang telah memenuhi syarat, lebih dari 50 calon dilaporkan memiliki riwayat sebagai eks terpidana.

Hal itu diungkapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (27/8/2023) usai didesak Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk mengeluarkan catatatan mereka terakait mantan terpidana korupsi yang akan maju sebagai bacaleg.

Dalam data yang dirilis KPU itu tercatat sebanyak 52 orang merupakan bacaleg DPR RI dan 15 orang merupakan bacaleg DPD RI yang merupakan eks terpidana.

Ketua Divisi Teknis KPU Idham Holik menjelaskan, rekapitulisa data tersebut sudah merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengatur soal mantan terpidana maju caleg.

“Kami merekapitulasi data tersebut berdasarkan apa yang menjadi materi putusan MK Nomor 87/PU-XX/2022 yang kita turunkan secara teknis dalam PKPU Nomor 10 tahun 2023 khususnya pasal 11 dan 12,” kata Idham kepada awak media, Minggu (27/8/2023).

Ia menyebut, data yang dirilis ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada publik terkait bacaleg.

“Kami menyampaikan data tersebut untuk pemenuhan informasi,” ucapnya.

Baca juga...

Berikut daftar nama-nama bacaleg DPR RI eks terpidana:

  1. Susno Duadji, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Kebangkitan Bangsa, Dapil Sumatera Selatan II, nomor urut 2.
  2. Huzrin Hood, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Kebangkitan Bangsa, Dapil Kepulauan Riau, nomor urut 2.
  3. Ali Maskur Masduqi, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Kebangkitan Bangsa, Dapil Jawa Tengah VIII, nomor urut 7.
  4. Rino Lande, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Kebangkitan Bangsa, Dapil Jawa Timur V, nomor urut 7.
  5. Abdul Halim, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Kebangkitan Bangsa, Dapil Bali, nomor urut 2.
  6. Yansen Akun Effendy, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Kebangkitan Bangsa, Dapil Kalimantan Barat II, nomor urut 1.
  7. Syaifur Rahman, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Gerindra, Dapil Jawa Timur IV, nomor urut 4.
  8. Amry, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Gerindra, Dapil Sulawesi Selatan II, nomor urut 4.
  9. Asep Ajidin, tingkatan pencalonan DPR RI, PDIP, Dapil Sumatera Barat II, nomor urut 4.
  10. Mochtar Mohamad, tingkatan pencalonan DPR RI, PDIP, Dapil Jawa Barat V, nomor urut 3.
  11. Rokhmin Dahuri, tingkatan pencalonan DPR RI, PDIP, Dapil Jawa Barat VIII, nomor urut 1.
  12. Al Amin N Nasution, tingkatan pencalonan DPR RI, PDIP, Dapil Jawa Tengah VII, nomor urut 4.
  13. Teuku Muhammad Nurlif, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Golkar, Dapil Aceh I, nomor urut 1.
  14. Syahrasaddin, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Golkar, Dapil Jambi, nomor urut 6.
  15. Syarif Hidayat, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Golkar, Dapil Sumatera Selatan I, nomor urut 8.
  16. Wendy Melfa, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Golkar, Dapil Lampung I, nomor urut 5.
  17. Iqbal Wibisono, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Golkar, Dapil Jawa Tengah I, nomor urut 2.
  18. Mashur, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Golkar, Dapil Kalimantan Barat II, nomor urut 4.
  19. Nurdin Halid, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Golkar, Dapil Sulawesi Selatan II, nomor urut 2.
  20. Haris Andi Surahman, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Golkar, Dapil Sulawesi Tenggara, nomor urut 5.
  21. Bernard Sagrim, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Golkar, Dapil Papua Barat Daya, nomor urut 2.
  22. Abdillah, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai NasDem, Dapil Sumatera Utara I, nomor urut 5.
  23. Budi Antoni Aljufri, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai NasDem, Dapil Sumatera Selatan II, nomor urut 9.
  24. Eep Hidayat, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai NasDem, Dapil Jawa Barat IX, nomor urut 1.
  25. Dikdik Darmika, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai NasDem, Dapil Jawa Barat XI, nomor urut 1.
  26. Sani Ariyanto, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai NasDem, Dapil Jawa Tengah VIII, nomor urut 4.
  27. Krisna Mukti, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai NasDem, Dapil Jawa Timur I, nomor urut 4.
  28. Sungkono Ari Saputro, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Buruh, Dapil Jawa Timur I, nomor urut 8.
  29. Rosalina Kase, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Buruh, Dapil Nusa Tenggara Timur I, nomor urut 5.
  30. Iwan Krisnanto, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Buruh, Dapil Kalimantan Tengah, nomor urut 1.
  31. Munir, tingkatan pencalonan DPR RI, PKS, Dapil Kalimantan Barat I, nomor urut 4.
  32. Sumiadi, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Hanura, Dapil Kepulauan Bangka Belitung, nomor urut 2.
  33. Idham Cholid, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Hanura, Dapil Jawa Tengah VI, nomor urut 2.
  34. Muhamad Zainal Laili, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Hanura, Dapil Jawa Timur IV, nomor urut 1.
  35. Sandi Suwardi Hasan, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Hanura, Dapil Jawa Timur IV, nomor urut 2.
  36. Wa Ode Nurhayati, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Hanura, Dapil Sulawesi Tenggara, nomor urut 1.
  37. Arnikeb Eben Tung Sely, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Garda Republik Indonesia, Dapil Nusa Tenggara Timur I, nomor urut 1.
  38. M. Rasyid Rajasa, tingkatan pencalonan DPR RI, PAN, Dapil Nusa Jawa Barat I, nomor urut 5.
  39. Nurul Qomar, tingkatan pencalonan DPR RI, PAN, Dapil Jawa Barat VIII, nomor urut 7.
  40. Mujiono, tingkatan pencalonan DPR RI, PAN, Dapil Jawa Timur V, nomor urut 1.
  41. Evy Susanti, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Demokrat, Dapil Jawa Barat III, nomor urut 5.
  42. Lukas Uwuratuw, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Demokrat, Dapil Maluku, nomor urut 4.
  43. Thaib Armaiyn, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Demokrat, Dapil Maluku Utara, nomor urut 1.
  44. Agus Kamarwan, tingkatan pencalonan DPR RI, PSI, Dapil Nusa Tenggara Barat II, nomor urut 1.
  45. Vicky Prasetyo, tingkatan pencalonan DPR RI, Perindo, Dapil Jawa Barat VI, nomor urut 1.
  46. Muhajir, tingkatan pencalonan DPR RI, Perindo, Dapil Jawa Tengah VIII, nomor urut 2.
  47. Hendra Karianga, tingkatan pencalonan DPR RI, Perindo, Dapil Maluku Utara, nomor urut 1.
  48. Soleman Sikirit, tingkatan pencalonan DPR RI, Perindo, Dapil Papua Barat, nomor urut 1.
  49. Madini Farouq, tingkatan pencalonan DPR RI, PPP, Dapil Jawa Timur IV, nomor urut 3.
  50. Djainudin, tingkatan pencalonan DPR RI, PPP, Dapil Nusa Tenggara Timur II, nomor urut 1.
  51. Irsyadul Fauzi, tingkatan pencalonan DPR RI, Partai Ummat, Dapil Sumatera Barat I, nomor urut 2.

Sebelumnya, di hari yang sama Minggu (27/8/2023), Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan setidaknya terdapat 12 nama mantan terpidana kasus korupsi yang masuk dalam daftar calon sementara (DCS) bakal bacaleg di tingkat DPR RI maupun DPD RI.

Temuan ini berdasarkan data yang dipublikasikan oleh KPU pada 19 Agustus 2023 lalu. Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana menilai bahwa KPU terkesan menutupi informasi ini. Sebab, kata dia, hingga kini penyelenggara Pemilu itu tidak kunjung mengumumkan status hukum para bacaleg eks kasus korupsi. (*) RAL

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.