SYAFIF dan EKSiS 2026 Digelar di 5 Kota, Targetkan Ini demi Industri Syariah RI

Highlights:

  • Penyelenggaraan SYAFIF dan EKSiS 2026 akan digelar di 5 kota besar, yakni Banjarmasin, Jakarta, Semarang, Aceh, dan Makasar. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di berbagai daerah.
  • Di 2025, SYAFIF dan EKSiS berhasil menarik lebih dari 13.000 pengunjung serta mencatatkan lebih dari 10.000 pembukaan rekening baru, yang membuktikan tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah.
  • Untuk lebih menarik partisipasi pengunjung expo, penyelenggara turut menghadirkan beragam kegiatan kreatif dan hiburan, seperti Festival Hadroh, Lomba Fashion Ibu dan Anak, Lomba Cerdas Cermat, pertunjukan musik, serta berbagai kompetisi dengan hadiah menarik.

AP HEADER

Jakarta — Di tengah besarnya potensi pasar dan meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan keuangan syariah, Syariah Financial Fair (SYAFIF) serta Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) kembali akan digelar.

Penyelenggaraan SYAFIF dan EKSiS 2026 akan kembali digelar di 5 kota besar, yakni Banjarmasin, Jakarta, Semarang, Aceh, dan Makasar. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di berbagai daerah.

Kota Banjarmasin sendiri dipilih menjadi salah satu destinasi penting dalam rangkaian SYAFIF 2026 yang akan berlangsung pada 4 dan 5 Juli 2026 di Atrium selatan Duta Mall Banjarmasin.

Pada 2025, SYAFIF dan EKSiS berhasil menarik lebih dari 13.000 pengunjung serta mencatatkan lebih dari 10.000 pembukaan rekening baru, yang membuktikan tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah.

“Nantinya, beragam program edukatif akan diselenggarakan, mulai dari workshop bagi pelaku UMKM, seminar, dan talkshow interaktif, literasi keuangan Syariah untuk mahasiswa dan komunitas,” ujar Direktur Eksekutif Asbisindo dan Ketua Organizing Committee Orkestrasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OC LIKS OJK), Nur Trismantara, dikutip Jumat, 3 Juli 2026.

Melalui kegiatan tersebut, SYAFIF diharapkan mampu mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.

Nur mengungkapkan lebih lanjut, untuk lebih menarik partisipasi pengunjung expo, penyelenggara juga menghadirkan beragam kegiatan kreatif dan hiburan, seperti Festival Hadroh, Lomba Fashion Ibu dan Anak, Lomba Cerdas Cermat, pertunjukan musik, serta berbagai kompetisi dengan hadiah menarik yang disiapkan bersama Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah (PUJKS).

“Tidak hanya menghadirkan edukasi dan promosi, SYAFIF 2026 menjadi etalase terbesar industri jasa keuangan syariah Indonesia,” sebut Nur.

Dari sektor perbankan, kegiatan ini akan diikuti oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Kalsel Syariah, Bank Syariah Nasional (BSN), Bank Muamalat, Bank Permata Syariah, CIMB Niaga Syariah, Maybank syariah dan Nanobank Syariah, BPRS Barkah Gamadana, juga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sementara itu, dari sektor non-perbankan, turut berpartisipasi, di antaranya Pegadaian Syariah, Jamkrindo Syariah, Prudential Syariah, PNM Syariah, Bussan Auto Finance (BAF), Mandiri Utama Finance, FIF Group (Amitra) serta lembaga pengelolaan infak, sedekah, dan wakaf Rumah Zakat.

Nur mengingatkan bahwa penyelenggaraan SYAFIF tidak hanya berorientasi pada aspek promosi dan bisnis semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama membangun industri keuangan syariah yang semakin inklusif dan berkelanjutan.

“Kami berharap literasi dan inklusi keuangan syariah terus meningkat sehingga industri syariah Indonesia dapat tumbuh dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi perekonomian nasional,” imbuh Nur.

Penyelenggaraan SYAFIF 2026 adalah hasil dari kolaborasi antara Pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah (PUJKS), Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO),Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta dukungan penuh Pemerintah Kota Banjarmasin yang ikut memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional. SW

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.