Juliati Boddhiya–Indrawati Darmawan, Duo Srikandi ACA Peraih Most Outstanding Women 2026 Infobank
Highlight:
- Juliati Boddhiya dan Indrawati Darmawan raih penghargaan Most Outstanding Women 2026, menegaskan peran strategis perempuan di industri asuransi.
- Kinerja ACA melesat di mana premi 2025 tembus Rp6 triliun, tumbuh 17% yoy, di atas rata-rata industri yang hanya 5–6%.
- Kepemimpinan dan strategi konsisten jadi kunci, ACA mencatat pertumbuhan premi rata-rata 18% dalam lima tahun, menunjukkan ekspansi bisnis yang agresif.
Peran perempuan di industri jasa keuangan, termasuk asuransi, semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Mereka tidak hanya mengisi posisi strategis, tetapi juga terlibat langsung dalam pengambilan keputusan bisnis dan penguatan kinerja perusahaan.
Hal ini tercermin dalam ajang Infobank 500 Most Outstanding Women 2026 yang digelar di Wisma Batari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/6/2026).
Dalam acara tersebut, Juliati Boddhiya, Direktur Utama PT Asuransi Central Asia (ACA), meraih penghargaan “The Most Legendary Women Leader 2026”.
Sementara itu, Indrawati Darmawan yang menjabat Direktur Keuangan, Investasi, dan TI memperoleh penghargaan “The Most Outstanding Women in General Insurance Industry”.
Rekam jejak kepemimpinan di ACA tidak lepas dari peran dua figur kunci Juliati Boddhiya dan Indrawati Darmawan.
Mereka sama-sama memiliki pengalaman panjang dan kontribusi strategis dalam menjaga kinerja perusahaan tetap solid di tengah dinamika industri.
Sebagai Direktur Utama, Juliati dikenal sebagai salah satu tokoh perempuan senior di industri asuransi umum dengan pengalaman hampir lima dekade.
Ia tidak hanya mengawal arah bisnis perusahaan, tetapi juga memastikan keberlanjutan operasional melalui penguatan layanan, efisiensi, dan adaptasi terhadap perubahan, termasuk dorongan transformasi digital.
Di bawah kepemimpinannya, ACA mampu melewati berbagai fase krisis ekonomi dan tetap menjaga kepercayaan nasabah sebagai fondasi utama bisnis.
Sementara itu, Indrawati Darmawan memegang peran penting dalam memperkuat struktur keuangan dan strategi investasi perusahaan. Indrawati terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan korporasi, pengembangan portofolio investasi, hingga penguatan sistem teknologi yang menopang operasional perusahaan.
Pengalamannya di sektor jasa keuangan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan ACA.
Sinergi antara kepemimpinan strategis dan penguatan fundamental bisnis yang mereka bangun menjadi salah satu faktor penting yang menjaga daya tahan dan daya saing ACA di industri asuransi nasional.
Kinerja Lampaui Industri
Penghargaan yang diraih Julati Boddhiya dan Indrawati Darmawan sejalan dengan kinerja perusahaan yang tetap tumbuh di atas rata-rata industri.
Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun atau meningkat 17% secara tahunan. Angka ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan industri asuransi umum yang berada di kisaran 5–6%.
Capaian ini merupakan bagian dari tren pertumbuhan dalam lima tahun terakhir, dengan rata-rata kenaikan premi sekitar 18%. Jika dibandingkan dengan lima hingga enam tahun lalu, ketika premi masih di kisaran Rp2,5–2,6 triliun, skala bisnis perusahaan kini meningkat signifikan.
Kontribusi Indrawati Darmawan turut memperkuat kinerja tersebut. Terutama melalui pengelolaan keuangan dan investasi yang lebih terukur serta penguatan sistem dan efisiensi operasional.
Kombinasi kepemimpinan dan strategi yang konsisten menjadi faktor yang menjaga pertumbuhan perusahaan tetap stabil di tengah dinamika industri. (*) Ranu Arasyki Lubis


