Sofia Atmaja: Sinergi BUMD Jadi Kunci Hadapi Tekanan Fiskal Daerah
Jakarta– Ketua Umum Perhimpunan Bank Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Milik Pemerintah Daerah (Perbamida) Sofia Nurkrisnajati Atmaja menekankan pentingnya penguatan sinergi antarBadan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut ia sampaikan dalam forum The Regional Championship 2026 yang digelar oleh The Asian Post, member of Infobank Media Group, di Atilla Hotel, Kamis (16/4/2026).
Dalam sambutannya, Sofia mengungkapkan bahwa BUMD, baik Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Perekonomian Rakyat (BPR), maupun sektor usaha lainnya, memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi di daerah.
Di tengah dinamika kebijakan fiskal dan perubahan dana transfer ke daerah, menurutnya, diperlukan langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan kinerja BUMD.
“Di tengah dinamika kebijakan fiskal dan perubahan dana transfer ke daerah, diperlukan sinergi, inovasi, serta penguatan tata kelola agar BUMD terus tumbuh adaptif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Sofia.
Ia menilai forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan. Momen ini menjadi kesempatan untuk merumuskan langkah strategis bagi masa depan BUMD yang lebih tangguh dan berdaya saing.
Sofia juga menekankan pentingnya sinergi antara Perbamida dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) di tingkat daerah.
Selain itu, Sofia menyoroti pentingnya pemberian penghargaan kepada BUMD yang berkinerja baik.
Menurutnya, apresiasi yang terukur dan dipublikasikan secara luas dapat mendorong peningkatan kinerja BUMD serta memberikan inspirasi bagi daerah lain.
“Penghargaan terhadap BUMD yang berkinerja baik seharusnya lebih terukur dan dipublikasikan secara masif agar mampu menginspirasi. Kepala daerah sebagai pemegang saham juga layak mendapat apresiasi karena keberhasilan BUMD tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah,” katanya.
Sofia juga menegaskan bahwa hubungan antara BPD dan BPR milik pemerintah daerah tidak seharusnya diwarnai persaingan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Ia berharap forum The Regional Champion 2026 menghasilkan gagasan dan strategi memperkuat peran BUMD dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sofia menyampaikan apresiasi kepada para provinsi, kabupaten/kita dan BUMD yang meraih penghargaan. Ia juga berharap forum ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ekonomi daerah di Indonesia. (*) Ranu Arasyki Lubis


