Tri Pakarta Syariah Melesat Pasca Spin Off, Raih Platinum Champion dari The Asian Post

Highlight:

  • PT Asuransi Tri Pakarta Syariah menyabet predikat Platinum Champion Consistent Excellent Performance selama 10 tahun berturut-turut (2017-2026).
  • Total aset perseroan tumbuh 9,72 persen menjadi Rp391,60 miliar per 31 Agustus 2026 pascaspinoff dari Unit Usaha Syariah (UUS).
  • Menguatkan posisi bisnisnya, perseroan meluncurkan produk inovatif Himaya Personal Insurance yang menawarkan fleksibilitas add-on perlindungan risiko.

AP HEADER

Jakarta- PT Asuransi TRI PAKARTA Syariah kembali mengukuhkan posisinya di industri keuangan syariah nasional. Konsistensi perseroan dalam menjaga kinerja keuangan serta memperkuat manajemen risiko berbuah manis pada penganugerahan “The Best Performance Sharia Financial Institution 2026”.

Ajang apresiasi yang diselenggarakan oleh The Asian Post, anggota dari Infobank Media Group, tersebut berlangsung di Shangri-La Hotel Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.

Direktur Utama PT Asuransi Tri Pakarta Syariah Herry Triyatno menerima secara langsung penghargaan dari Wakil Pimpinan Redaksi Infobank Media Group Kanoto Mohamad. Perseroan resmi memboyong predikat Platinum Champion Consistent Excellent Performance For 10 Consecutive Years (2017-2026).

Pencapaian selama satu dekade berturut-turut ini didasarkan pada penilaian Biro Riset Infobank (birI) dalam laporan “Infobank 15th Sharia Awards 2026”.

Rating tersebut mengukur kinerja keuangan tahun 2024 dan 2025 dengan mengombinasikan analisis rasio keuangan, pertumbuhan bisnis, penerapan tata kelola perusahaan (good corporate governance), serta efektivitas manajemen risiko.

Gelar kehormatan tersebut berkelindan erat dengan laju pertumbuhan keuangan perseroan yang kian positif pascatransformasi dari Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi entitas mandiri (spinoff).

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Agustus 2026, total aset perseroan berhasil menembus Rp391,60 miliar, atau melonjak 9,72 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2025 saat masih berstatus UUS sebesar Rp356,87 miliar.

Pertumbuhan ini ditopang oleh kenaikan aset investasi menjadi Rp284,48 miliar dari Rp279,31 miliar pada akhir 2025, serta lonjakan aset bukan investasi dari Rp77,56 miliar menjadi Rp107,12 miliar hanya dalam kurun waktu delapan bulan pertama pengoperasian secara independen.

Dari sisi akumulasi premi, kinerja perseroan mencatatkan fondasi operasional yang solid. Sepanjang tahun 2025 ketika masih berstatus UUS, kontribusi neto tercatat sebesar Rp61,74 miliar. Sementara pada periode Januari–Agustus 2026, perseroan mampu mengumpulkan kontribusi neto hingga Rp51,33 miliar dalam tempo delapan bulan.

Di saat yang sama, efektivitas pengelolaan risiko underwriting tecermin dari rasio klaim neto yang membaik, di mana beban klaim neto dapat ditekan ke angka Rp5,53 miliar (klaim bruto Rp9,69 miliar dikurangi claim recovery Rp4,14 miliar), sehingga menghasilkan surplus underwriting sebesar Rp6,42 miliar per Agustus 2026.

Laju profitabilitas dan ekuitas perseroan pun tumbuh proporsional. Sepanjang Januari–Agustus 2026, Tri Pakarta Syariah membukukan laba setelah pajak sebesar Rp3,82 miliar pada dana perusahaan dan Rp6,26 miliar pada dana Tabarru’, dengan total laba entitas mencapai Rp10,08 miliar.

Total ekuitas juga merangkak naik dari Rp231,10 miliar per 31 Desember 2025 menjadi Rp242,13 miliar per 31 Agustus 2026, seiring dengan kenaikan modal disetor menjadi Rp26,05 miliar dan akumulasi dana Tabarru’ sebesar Rp68,61 miliar.

Efisiensi beban usaha terealisasi sebesar Rp35,43 miliar pada delapan bulan pertama 2026, disokong pendapatan hasil investasi neto sebesar Rp8,66 miliar dari portofolio reksa dana syariah Rp158,63 miliar, sukuk/obligasi syariah Rp77,70 miliar, dan deposito syariah Rp48,16 miliar.

Fleksibilitas Proteksi Himaya Memperkuat Posisi Pasar

Memasuki babak baru pascaspinoff, Tri Pakarta Syariah memperkuat penetrasi pasar dengan meluncurkan produk anyar Himaya Personal Insurance.

Produk asuransi kecelakaan diri (personal accident) ini dirancang secara komprehensif untuk memberikan pilihan perlindungan yang lebih fleksibel dibandingkan produk sejenis di pasar yang umumnya menawarkan manfaat standar secara flat.

Herry menjelaskan bahwa produk Himaya memberikan ruang bagi pemegang polis untuk menambahkan cakupan perlindungan risiko tertentu melalui skema add-on.

Risiko tambahan yang dapat dipilih mencakup perlindungan terhadap kebakaran, kehilangan barang, hingga dampak bencana alam.

Sebagai entitas baru, Tri Pakarta Syariah menegaskan komitmennya untuk tetap mengedepankan prinsip-prinsip syariah seperti keadilan, transparansi, dan tolong-menolong (ta’awun) dalam seluruh operasional dan layanan kepada peserta.

Ke depan, perusahaan bakal berfokus pada penguatan inovasi produk, akselerasi transformasi digital, serta perluasan kolaborasi strategis dengan berbagai mitra.

Ditopang oleh sumber daya manusia yang kompeten serta sistem manajemen risiko yang kuat, Tri Pakarta Syariah optimistis dapat menjadi salah satu pemain utama dalam industri asuransi syariah di Indonesia. (*) Ranu Arasyki Lubis

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.