Pasca Merger dengan MUFG, Bank Danamon akan Menjadi Bank Nomor Lima
Highlights:
- Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) (BEI: BDMN), entitas anak konsolidasian dari MUFG Bank, Ltd. (MUFG Bank) bersama MUFG Bank, Ltd., Kantor Cabang Jakarta (MUFG Indonesia), resmi memperkenalkan usulan nama dan logo untuk Bank Hasil Integrasi antara Danamon dan MUFG Indonesia yaitu PT Bank MUFG Danamon Tbk (Bank MUFG Danamon).
- Usulan nama dan logo baru ini mencerminkan komitmen pihaknya untuk menciptakan nilai yang lebih besar dengan menyatukan kekuatan kedua institusi.
- Pasca merger, Bank Danamon optimistis akan kembali meraih posisinya seperti semula, bahwa bisa di posisi keempat.
Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) (BEI: BDMN), entitas anak konsolidasian dari MUFG Bank, Ltd. (MUFG Bank) bersama MUFG Bank, Ltd., Kantor Cabang Jakarta (MUFG Indonesia), telah resmi memperkenalkan usulan nama dan logo untuk Bank Hasil Integrasi antara Danamon dan MUFG Indonesia yaitu PT Bank MUFG Danamon Tbk (Bank MUFG Danamon).
Dengan tunduk pada diperolehnya persetujuan dari pemegang saham, kementerian terkait, dan regulator yang berwenang atas integrasi, Bank Hasil Integrasi direncanakan akan beroperasi menggunakan usulan nama dan logo tersebut pada tanggal efektif integrasi, yakni Selasa (6/10/2026).
Untuk diketahui, MUFG Bank memiliki intensi untuk mengintegrasikan cabangnya di Indonesia, MUFG Indonesia, dengan anak perusahaannya, Danamon, untuk membentuk suatu bank berbadan hukum Indonesia yang terintegrasi (Bank Hasil Integrasi) sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 41/POJK.03/2019 tentang Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, Integrasi, dan Konversi Bank Umum (Integrasi). Rencana untuk melakukan Integrasi ini telah diumumkan secara sukarela pada 11 Mei 2026.
Pengumuman ini sekaligus adalah bentuk komitmen untuk menjaga komunikasi yang terbuka dan transparan kepada seluruh pemangku kepentingan.
Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Nobuya Kawasaki, menegaskan jika usulan nama dan logo ini lebih dari sekadar identitas baru. Dimana, Bank MUFG Danamon mencerminkan komitmen Danamon dan MUFG Indonesia untuk terus hadir bersama di Indonesia dengan menggabungkan kekuatan lokal dan keahlian global yang dimiliki kedua entitas.
“Bersama-sama, kami akan terus membawa ke masa mendatang pengalaman Danamon selama 70 tahun di Indonesia yang dipadukan dengan keahlian serta jaringan global MUFG yang kuat, seiring kami membangun masa depan bersama,” ucap Nobuya, dalam keterangannya, dikutip Rabu, 7 Oktober 2026.
Sementara itu, Executive Officer, Country Head of Indonesia, MUFG Bank, Ltd., Kenji Sato, mengatakan jika usulan nama dan logo baru ini mencerminkan komitmen pihaknya untuk menciptakan nilai yang lebih besar dengan menyatukan kekuatan kedua institusi.
“Kombinasi ini akan memperkuat kemampuan kami dalam melayani nasabah dengan lebih baik, mendukung karyawan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan Indonesia,” sebut Kenji.
Hingga seluruh persetujuan telah diperoleh dan proses Integrasi telah selesai dilakukan, tidak terdapat perubahan terhadap kegiatan operasional Danamon maupun MUFG Indonesia.
Yang mana, kedua bank tetap beroperasi sebagai entitas yang terpisah. Nasabah Danamon dan MUFG Indonesia tetap dapat bertransaksi serta menggunakan produk dan layanan finansial sebagaimana biasa, tanpa perubahan terhadap produk dan layanan, jam operasional, maupun jaringan kantor yang ada saat ini.
Seluruh hubungan kontraktual antara Danamon atau MUFG Indonesia dengan para mitra usaha, termasuk vendor, kontraktor, perusahaan alih daya, dan pihak lainnya tetap berlaku.
Di lain sisi, menurut catatan Biro Riset Infobank (birI), posisi Bank Danamon mengalami penurunan peringkat bank terbesar dari sisi aset. Satu dekade lalu, Bank Danamon masih menjadi bank terbesar keenam di bawah Bank CIMB Niaga dan dengan total aset
Rp301,3 triliun per Juni 2026, Bank Danamon harus puas di urutan kesembilan.
Menjawab pertanyaan Infobanknews dalam acara diskusi Selasa (6/10), Masatoshi Komoriya selaku Senior Managing Corporate Executive, Head COO-I and Head, Global Commercial Banking Business Group, MUFG, mengatakan bahwa pasca merger Bank Danamon akan kembali meraih posisinya seperti semula, bahwa bisa di posisi keempat.
“Kita yakin pasca merger, Bank Danamon akan kembali meraih posisinya seperti semula, bahwa bisa di posisi keempat,” ucap Masatoshi kepada Infobanknews, dikutip Rabu (7/10).
Danamon dan MUFG Indonesia pun berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh informasi material terkait Integrasi akan disampaikan secara tepat waktu melalui kanal komunikasi resmi masing-masing perusahaan. SW

