Bank Ganesha Perkuat Penyaluran Kredit dan Jaga Fundamental Bisnis pada Triwulan III 2026
Highlight:
- Bank Ganesha mencatat total aset Rp10,88 triliun dan penyaluran kredit Rp6,32 triliun per September 2026.
- Kredit tumbuh 8,6 persen dibandingkan Desember 2025, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp6,82 triliun.
- Bank Ganesha membukukan laba sebelum pajak Rp224,61 miliar dan laba setelah pajak Rp175,19 miliar hingga kuartal III 2026.
Jakarta— PT Bank Ganesha Tbk (Persero) terus memperkuat kinerja bisnis hingga Triwulan III 2026 melalui optimalisasi penyaluran kredit, pengelolaan pendanaan yang terukur, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan kegiatan usaha.
Di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang, Bank Ganesha
berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan pengelolaan sumber daya secara efektif untuk mendukung pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Per 30 September 2026, total aset Bank Ganesha tercatat sebesar Rp10,88 triliun, dengan penyaluran kredit mencapai
Rp6,32 triliun.
Dibandingkan posisi 31 Desember 2025, kredit tumbuh sekitar 8,6% dari Rp5,82 triliun.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan upaya Perseroan dalam memperkuat fungsi intermediasi perbankan melalui penyaluran pembiayaan yang terukur, selektif, dan berorientasi pada kualitas aset dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp6,82 triliun pada akhir September 2026.
Struktur DPK ditopang oleh giro sebesar Rp882,66 miliar, tabungan sebesar Rp683,23 miliar, dan deposito sebesar Rp5,25 triliun.
Pengelolaan struktur pendanaan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Ganesha dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan likuiditas, kesinambungan penyaluran kredit, dan efisiensi biaya dana.
Pada aspek profitabilitas, Bank Ganesha membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp224,61 miliar dan laba setelah pajak
sebesar Rp175,19 miliar hingga 30 September 2026.
Capaian ini menunjukkan kemampuan Perseroan dalam mempertahankan kinerja yang positif di tengah dinamika bisnis perbankan. Hal ini sekaligus menjadi landasan untuk terus memperkuat efektivitas pengelolaan aset dan liabilitas serta meningkatkan kualitas pertumbuhan bisnis.
Ke depan, Bank Ganesha akan terus mengarahkan strategi bisnis pada pertumbuhan kredit yang berkualitas, penguatan basis pendanaan, pengelolaan likuiditas secara prudent, serta peningkatan efektivitas operasional dan pengendalian risiko.
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), manajemen risiko yang memadai, dan
kepatuhan terhadap ketentuan regulator selalu menjadi landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan.
Dengan berlandaskan fundamental bisnis yang terjaga dan strategi yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan,
Bank Ganesha berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh
pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung perkembangan sektor perbankan dan
perekonomian nasional. (*)

