Infrastruktur Air Bersih di Sejangkung Segera Dibangun, Satono: Investasi Jangka Panjang untuk Masyarakat
Highlight
- Bupati Sambas Satono meninjau lokasi pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK di Desa Sentalik, Kecamatan Sejangkung.
- Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat yang kerap terdampak banjir dan kesulitan mendapatkan air bersih.
- Pemkab Sambas bersama pemerintah pusat mempercepat penguatan layanan air minum untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan warga.
Jakarta– Upaya memperkuat akses air bersih bagi masyarakat terus digenjot Pemerintah Kabupaten Sambas.

Di tengah tantangan banjir yang kerap melanda sejumlah desa di Kecamatan Sejangkung, Bupati Sambas Satono meninjau langsung lokasi rencana pembangunan infrastruktur air bersih dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) di Desa Sentalik, Sabtu (6/6/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan kelayakan fasilitas yang akan dibangun sehingga mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.
Dalam kunjungan itu, Satono didampingi Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Sambas, Kepala Dinas PUPR, serta Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan.
Pemeriksaan dilakukan terhadap lokasi pembangunan dan bangunan SPAM IKK yang direncanakan menjadi salah satu penopang utama penyediaan air bersih bagi masyarakat Kecamatan Sejangkung.
Menurut Satono, proyek tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas hidup warga.
“Fasilitas air bersih ini bukan hanya sekadar pembangunan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan tempat dibangun ini bisa memberikan manfaat maksimal bagi warga,” ujar Bupati.
Solusi untuk Wilayah Rawan Banjir
Pembangunan infrastruktur air bersih dinilai semakin penting mengingat Kecamatan Sejangkung merupakan salah satu wilayah yang kerap terdampak banjir saat curah hujan tinggi dan debit sungai meningkat.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah desa di wilayah tersebut, termasuk Desa Sepantai, beberapa kali mengalami banjir yang menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.
Selain merendam permukiman, kondisi tersebut juga berdampak pada ketersediaan air bersih yang aman untuk digunakan sehari-hari.
Mayoritas desa di Kecamatan Sejangkung dilaporkan terdampak genangan ketika banjir terjadi. Kebutuhan terhadap pasokan air bersih tetap menjadi persoalan utama.
Karena itu, keberadaan SPAM IKK di Desa Sentalik diharapkan mampu memperkuat ketahanan layanan air minum masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi darurat akibat banjir.
Pemerintah Kabupaten Sambas bersama pemerintah pusat terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat, termasuk penyediaan air bersih yang menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan warga. (*) Ranu Arasyki Lubis

