SIAC Ke-5 Usai, Karya Seni 90 Seniman dari 28 Negara Dipamerkan 24-27 Juli 2026
Highlights:
- Rangkaian pagelaran Solo International Art Camp (SIAC) ke-5 tahun 2026 telah mencapai puncaknya lewat acara art exhibition yang menampilkan semua karya peserta dari 28 negara.
- Pameran karya seni ini menampilkan beragam karya seni lukis dan patung dari seniman lokal hingga mancanegara. Dengan 160 lebih karya milik 80 seniman asal 28 negara, menjadikan art exhibition ini tempat pameran yang kaya akan berbagai perspektif karya seni bagi masyarakat umum.
- Tak hanya seniman atau warga Indonesia yang kagum atas pagelaran karya seni SIAC 2026. Seniman mancanegara turut mengungkapkan kekaguman terhadap besarnya antusiasme, keramahan warga, dan keindahan budaya Indonesia.

Solo – Rangkaian pagelaran Solo International Art Camp (SIAC) ke-5 tahun 2026 telah mencapai puncaknya lewat acara art exhibition yang menampilkan semua karya peserta dari 28 negara. Art exhibition yang digelar secara elegan ini diadakan di Taman Balekambang Solo pada 23 sampai 27 Juli 2026.
Ketua Panitia SIAC 2026, Sulistyo Chung mengungkapkan jika pameran karya seni ini menampilkan beragam karya seni lukis dan patung dari seniman lokal hingga mancanegara. Dengan 160 lebih karya milik 80 seniman asal 28 negara, menjadikan art exhibition ini tempat pameran yang kaya akan berbagai perspektif karya seni bagi masyarakat umum.
“Masing-masing membuat dua karya, jadi ada 160 lebih karya mancanegara yang dipajang. (Ajang) ini juga membuktikan bahwa kemampuan seniman kita sebenarnya setara, bahkan di beberapa sisi bisa lebih tinggi. Saya berharap seniman lokal bisa mendapat inspirasi dari kegiatan ini,” ujar Sulistyo, dikutip Jumat, 24 Juli 2026.

SIAC 2026 yang bertema “Rewriting Tomorrow” ini juga menyajikan pameran pendukung yang diinisiasi oleh para rekan seniman sebagai sarana untuk berpameran sekaligus menjual karya. Sulistyo selaku Ketua Panitia juga tak mau ketinggalan momen di ajang internasional ini. Ia yang dikenal luas sebagai pelukis spesialis figur ayam, ikut menampilkan karyanya yang ia buat selama satu bulan.
“Tadinya saya melihat potongan koran lama yang pernah mengulas saya, itu bagian dari perjalanan hidup. Saya mengabadikan perjalanan from zero hingga menjadi ‘jago’ seperti sekarang. Di karya itu banyak memuat tulisan rekam jejak saya,” bebernya.
Di lain sisi, Direktur Utama Maximus Insurance, Jemmy Atmadja menyatakan jika acara SIAC patut didukung dan diapresiasi. Maximus Insurance sendiri menjadi salah satu sponsor dalam acara tersebut.
“Kegiatan ini patut di-support dan diapresiasi, baik karena dedikasi dari penyelenggara maupun passion dari para seniman yang hadir dari mancanegara dan berkarya di sini. Dan, hari ini kita bisa menyaksikan karya-karya mereka,” ucap Jemmy kepada Asianpost.

Jemmy pun mengungkapkan rasa bangganya atas karya yang ditampilkan para seniman. Ia kagum karena keindahan karya yang bisa para seniman hasilkan dalam waktu relatif singkat. Melihat keindahan karya yang ada, Jemmy sampai merinding dan mengatakan menyesal tidak datang pada acara SIAC tahun-tahun sebelumnya.
“Kok bisa karya seni seindah ini diciptakan dalam waktu yang singkat? Saya berharap ajang ini terus berlanjut. Secara pribadi maupun perusahaan, kami siap terus mendukung Pak Sulis untuk menciptakan karya yang lebih indah dan menjadi kebanggaan Kota Solo,” papar Jemmy.

Tak hanya seniman atau warga Indonesia yang kagum atas pagelaran karya seni SIAC 2026. Seniman mancanegara seperti Bransha Gautier yang berasal dari Serbia mengungkapkan betapa kagum dirinya terhadap besarnya antusiasme dan keramahan warga Indonesia dalam menyambut dan menyaksikan pagelaran seni.
“Kalian sungguh orang terbaik yang kami pernah temui. Semua orang sangat menyambut dan tersenyum, kami sangat menghargainya. Anda yang tinggal di sini mungkin sudah terbiasa, tapi kami dari negara yang ‘lebih dingin’ dimana kadang orang tak mengucapkan halo, sangat merindukan ini,” beber Bransha seraya tersenyum mengingat keramahan orang Indonesia.
Sementara itu, seniman asal Korea Selatan yang mewakili Rusia, Jang Soon Duk mengungkapkan kekagumannya atas keindahan budaya dan pemandangan alam Indonesia. Oleh karenanya, ia pun memvisualisasikan pesona Indonesia tersebut ke dalam seni lukisnya.

“Jadi, saya ingin merefleksikan semangat, budaya, dan keindahan alam Indonesia dalam lukisan saya,” sebut Jang kepada Asianpost.
Sedangkan seniman asal Vietnam, Nguyen Ngoc Dan mengatakan SIAC 2026 menjadi partisipasi kedua kali dirinya dalam event SIAC, setelah yang partisipasi pertamanya di SIAC pada 10 tahun lalu.
“(Event SIAC 2026) sangat bagus. Ini kehormatan bagi saya bisa berpartisipasi kembali dan berteman dengan Sulistyo dan seniman lainnya,” ucap Nguyen.
Malam pembukaan art exhibition berlangsung semarak dan meriah dengan kehadiran jajaran pengisi acara ternama, mulai dari penampilan Staso Prasetyo (Staso Kempot), Eko Goodell, Mayli Netherland, Whawin Laura, hingga sajian hiburan dari HTN Entertainment Teh Sepeda Balap. SW

