Prabowo Buka-bukaan Cetak Biru APBN 2027: Defisit Tipis, Rupiah Dijaga, Rakyat Harus Kaya
Highlights:
- Presiden Prabowo Subianto resmi buka kartu soal desain APBN 2027. Pesannya jelas: defisit ditekan, belanja harus produktif, dan rupiah tak boleh dibiarkan liar.
- Prabowo bilang defisit APBN 2027 ditargetkan rendah, hanya 1,8%–2,4% dari PDB. Belanja negara dipatok 13,62%–14,8% PDB, sementara pendapatan dioptimalkan di 11,82%–12,40% PDB.
- Prabowo pasang target kemiskinan turun ke 6,0%–6,5% pada 2027, lebih rendah dari target 2026 yang masih di 6,5%–7,5%.

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi buka kartu soal desain APBN 2027. Pesannya jelas: defisit ditekan, belanja harus produktif, dan rupiah nggak boleh dibiarkan liar.
Dalam pidato di Gedung DPR, Rabu 20 Mei 2026, Prabowo bilang defisit APBN 2027 ditargetkan rendah, hanya 1,8%–2,4% dari PDB. Belanja negara dipatok 13,62%–14,8% PDB, sementara pendapatan dioptimalkan di 11,82%–12,40% PDB.
“Kita akan berjuang terus menekan dan memperkecil defisit ini,” tegasnya di depan Sidang Paripurna DPR RI.
Rupiah juga masuk daftar yang mau “dijinakkan”. Asumsi nilai tukar dipasang di Rp16.800–Rp17.500 per dolar AS. Prabowo menekankan, strategi fiskal dan moneter harus kompak menjaga rupiah tetap stabil di tengah guncangan global.
Angka-angka lain ikut dipajang sebagai cetak biru RAPBN 2027: inflasi 1,5%–3,5%, pertumbuhan ekonomi 5,8%–6,5%, suku bunga SBN 10 tahun 6,5%–7,3%. Di sektor energi, lifting minyak ditarget 602–615 ribu barel per hari, gas 934–977 ribu barel setara gas, dengan harga minyak ICP di US$70–95 per barel.
Tapi yang paling ditunggu publik tentu dampaknya ke perut dan dompet. Prabowo pasang target kemiskinan turun ke 6,0%–6,5% pada 2027, lebih rendah dari target 2026 yang masih di 6,5%–7,5%. Pengangguran juga mau ditekan ke 4,3%–4,87%, dari target tahun sebelumnya 4,44%–4,96%.
“Pertumbuhan tersebut harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat secara nyata,” ujarnya.
Ngak cuma itu, rasio gini ditarget 0,362–0,367, indeks modal manusia 0,575, indeks kesejahteraan petani 0,8038, dan porsi penciptaan lapangan kerja formal naik ke 40,81%.
Intinya, APBN 2027 mau dirancang kurus di defisit, tapi gemuk di janji: pertumbuhan naik, inflasi jinak, rupiah stabil, dan angka kemiskinan-pengangguran dipaksa turun. Tinggal lihat, apakah angka-angka cantik di atas kertas ini bisa benar-benar mendarat di meja makan rakyat. DW

