Ambrol! Saham RANS “Longsor” 57%, Market Cap Tinggal Rp1,49 T: Efek Boikot Otewe Gocap?

Highlights:

  • Kalau di panggung hiburan RANS dikenal sebagai sultan, di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) nasibnya lagi jadi rakyat jelata.
  • Pada Rabu (28/10) pekan lalu, harga saham RANS tercatat menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) di level Rp116 per saham pada pukul 09.50 WIB.
  • Pelemahan tersebut memperpanjang koreksi saham RANS yang telah mencapai sekitar 57% dari level puncaknya.

AP HEADER

Jakarta – Kalau di panggung hiburan RANS dikenal sebagai sultan, di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) nasibnya lagi jadi rakyat jelata. Saham emiten milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), kembali melanjutkan tren penurunan.

Pada Rabu (28/10) pekan lalu, harga saham RANS tercatat menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) di level Rp116 per saham pada pukul 09.50 WIB dari harga awal pembukaan sebesar Rp124 per saham.

Pelemahan tersebut memperpanjang koreksi saham RANS yang telah mencapai sekitar 57% dari level puncaknya di Rp272 per saham pada 15 Juli 2026.

Seiring penurunan harga tersebut, kapitalisasi pasar Perseroan tercatat sebesar Rp1,49 triliun berdasarkan harga transaksi terakhir Rp118 per saham pada perdagangan hari itu.

Di tengah tren pelemahan tersebut, data broker asing dan lokal selama periode 28 September hingga 27 Oktober 2026 menunjukkan aktivitas beli dan jual bersih yang berbeda di antara sejumlah perusahaan sekuritas.

Trimegah Sekuritas menjadi broker dengan nilai net buy terbesar, sedangkan Stockbit Sekuritas mencatatkan nilai net sell terbesar.

Berdasarkan data chatbot internal IDNfinancials, AiSaham, memperlihatkan, Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (LG) membukukan net buy sebesar Rp28 miliar.

Nilai ini jauh lebih besar dibandingkan broker lain dalam daftar lima besar pembeli bersih saham RANS.

Di posisi berikutnya, terdapat Yuanta Sekuritas Indonesia (FS) dengan net buy Rp1,2 miliar, CGS International Sekuritas Indonesia (YU) sebesar Rp804,5 juta, RHB Sekuritas Indonesia (DR) sebesar Rp689,2 juta, serta BRI Danareksa Sekuritas (OD) sebesar Rp620,5 juta.

Sementara itu, dari sisi penjualan bersih, Stockbit Sekuritas Digital (XL) menempati posisi teratas dengan nilai net sell Rp9,2 miliar. Posisi berikutnya ditempati UBS Sekuritas Indonesia (AK) dengan Rp3,3 miliar dan Indo Premier Sekuritas (PD) sebesar Rp3,1 miliar.

Adapun OCBC Sekuritas Indonesia (TP) mencatatkan net sell Rp2,7 miliar, disusul Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) sebesar Rp2,4 miliar selama periode pengamatan yang sama.

Jadi, sebulan perdagangan saham RANS, broker LG catat net buy terbesar & XL net sell sebesar Rp9,2 miliar. Polanya jelas: ritel yang pakai Stockbit lagi pada kabur, sementara yang nahan pakai LG.

Dari sisi kinerja keuangan, RANS membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp25,6 miliar pada semester I-2026. Angka tersebut meningkat 12,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada Senin (24/8), pendapatan perseroan justru mengalami penurunan sebesar 13,2% menjadi Rp149 miliar pada semester I-2026.

Penurunan pendapatan terjadi pada dua lini bisnis utama RANS. Segmen hiburan dan lifestyle mengalami penurunan sebesar 10,1%, sedangkan penjualan produk yang mencakup makanan, minuman, hingga kecantikan terkoreksi lebih dalam, yakni 20,4%.

Meski mengalami penurunan, segmen hiburan dan lifestyle masih menjadi kontributor terbesar pendapatan RANS, dengan kontribusi sekitar 71% terhadap total pendapatan perseroan.

Intinya: labanya naik 12,5% jadi Rp25,6 miliar, tapi itu bukan karena jualan makin laris. Pendapatannya malah turun 13,2% jadi Rp149 miliar. Hiburan turun 10,1%, jualan produk makanan-minuman-kecantikan turun lebih dalam 20,4%. Tetap, 71% napas RANS masih dari hiburan dan lifestyle.

Kalau panggung RANS Carnival di Jogja saja bisa ditinggal UMKM karena sepi, jangan heran kalau di bursa, sahamnya juga lagi ditinggal pembeli. Efek boikot?

OTW Saham Gocap

Jika tren penurunan saham tak bisa direm, RANS siap-siap menuju kumpulan saham gocap alias Rp50 perak.

Berikut ini saham-saham di bursa Indonesia yang harganya Rp50 ke bawah, per Senin (2/11), pukul 09.00 WIB.

  1. GOTO 24
  2. GIAA 39
  3. LAJU 44
  4. TAXU 11
  5. PURA 29
  6. BLTA 28
  7. MIRA 19
  8. LOPI 41
  9. DEAL 6
  10. WSBP 14
  11. INCF 50
  12. BEBS 5
  13. SWAT 16
  14. KAYU 18
  15. KBRI 50
  16. SIMA 50
  17. ZATA 37
  18. JGLE 30
  19. KPIG 26
  20. VIVA 27
  21. NETV 26
  22. TOOL 38
  23. MSKY 32
  24. ASLC 42
  25. ISAP 17
  26. PBRX 21
  27. ACRO 43
  28. MKNT 11
  29. IPTV 18
  30. MARI 23
  31. PLAN 47
  32. AEGS 38
  33. BAUT 25
  34. BMBL 22
  35. HRME 29
  36. POLY 32
  37. RAFI 36
  38. DIGI 29
  39. TOYS 8
  40. IIKP 50
  41. SBAT 1
  42. MYTX 41
  43. TELE 9
  44. CBMF 50
  45. HOME 50
  46. NUSA 50
  47. HOTL 50
  48. MABA 50
  49. JGLE 30
  50. BELL 66
  51. BNBR 41
  52. PTMP 38
  53. BHIT 16
  54. IKAI 19
  55. WIDI 19
  56. MDRN 26
  57. ARKA 22
  58. KIAS 21
  59. ZBRA 50
  60. TRIL 50
  61. KRYA 43
  62. WEGE 28
  63. GMFE 38
  64. MANG 36
  65. BTEL 50
  66. HADE 19
  67. TGRA 27
  68. TOPS 1
  69. COAL 31
  70. ATLA 20
  71. WOWS 44
  72. MTFN 13
  73. HILL 16
  74. TAMU 22
  75. CNKO 37
  76. BOS 50
  77. ARTI 2
  78. TRAM 50
  79. SMRU 50
  80. SUGI 50
  81. PADI 28
  82. BPKP 35
  83. BABP 22
  84. PNBS 37
  85. BCAP 19
  86. BEKS 25
  87. AGRS 50
  88. VTNY 40
  89. POOL 50
  90. PLAS 50
  91. GOTO 24
  92. WIRG 38
  93. IOTF 36
  94. KREN 15
  95. TECH 50
  96. LMAS 50
  97. WMUU 29
  98. ASHA 36
  99. CPRO 32
  100. MPPA 34
  101. HOKI 35
  102. BTEK 10
  103. BRRC 45
  104. ENZO 46
  105. NANO 24
  106. ANDI 29
  107. MAXI 20
  108. BEER 46
  109. TAYS 50
  110. WMPP 21
  111. PMMP 50
  112. SOUL 37
  113. IPPE 14
  114. ALTO 18
  115. MAGP 50
  116. GOLL 50
  117. BKSL 38
  118. DADA 21
  119. LPKR 41
  120. TRUE 30
  121. REAL 32
  122. BSBK 35
  123. LAND 38
  124. PPRO 14
  125. PAMG 43
  126. RODA 30
  127. RBMS 44
  128. MDLN 34
  129. BCIP 50
  130. WINR 19
  131. ADCP 50
  132. BBSS 47
  133. KBAG 30
  134. BAPI 16
  135. RELF 30
  136. TARA 32
  137. NASA 27
  138. POSA 50
  139. ARMY 50
  140. GAMA 18
  141. COWL 50
  142. RIMO 50 (DW)
You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.