Dorong Transisi Ekonomi Rendah Karbon, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Berkelanjutan

Highlights:

  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat infrastruktur regulasi guna memastikan sektor jasa keuangan berkontribusi optimal terhadap keberlanjutan lingkungan.
  • Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dikejar saat ini harus tetap berada dalam jangkauan generasi masa depan.
  • Untuk merealisasikannya, OJK telah meletakkan landasan kuat melalui pembaruan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) edisi ketiga, serta pengembangan sistem registri unit karbon untuk mendukung perdagangan karbon di BEI.

AP HEADER

Jakarta – Transisi menuju ekonomi rendah karbon membutuhkan dukungan pembiayaan yang besar dan kredibel. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat infrastruktur regulasi guna memastikan sektor jasa keuangan berkontribusi optimal terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dalam perhelatan 4th OJK International Research Forum 2026 yang diselenggarakan secara daring pada Senin (26/10/2026), Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dikejar saat ini harus tetap berada dalam jangkauan generasi masa depan.

“Transisi menuju ekonomi rendah karbon membutuhkan pembiayaan yang besar dan kredibel, bukan sekadar label hijau (green label),” tegas Friderica di hadapan para peserta forum.

Untuk mendukung langkah strategis ini, OJK telah meletakkan landasan kuat melalui pembaruan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) edisi ketiga, serta pengembangan sistem registri unit karbon untuk mendukung perdagangan karbon di Bursa Efek Indonesia.

Di samping itu, Friderica juga mengundang masukan riset dari berbagai pihak untuk mengukur risiko iklim dan merancang instrumen transisi pembiayaan yang tepat. JOS

Editor: SW

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.