Pembiayaan BTPN Syariah Tumbuh 9 Persen ke Rp11 T di Semester I 2026, Ini Faktor Pendorongnya

Highlights:

  • BTPN Syariah mencatatkan kinerja apik di semester I 2026. Sepanjang semester I 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp655 miliar. Sementara asetnya tumbuh 8 persen mencapai Rp23 triliun, dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp 11 triliun atau tumbuh 9 persen secara tahunan.
  • Kualitas pembiayaan tidak hanya mencerminkan kesehatan bisnis bank, tetapi juga menjadi indikator tumbuhnya kapasitas dan daya tahan nasabah.
  • Selain ke UMKM, BTPN Syariah juga membuka ruang pertumbuhan baru pada pengembangan pembiayaan non komunitas yang adalah bagian dari strategi jangka panjang Bank, seperti pinjaman individu serta pinjaman kepada lembaga non keuangan.

AP HEADER

Jakarta – PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) mencatatkan kinerja apik di semester I 2026. Sepanjang semester I 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp655 miliar. Sementara asetnya tumbuh 8 persen mencapai Rp23 triliun, dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp 11 triliun atau tumbuh 9 persen secara tahunan.

Rasio keuangannya pun tetap solid, tercermin dari Return on Asset (RoA) sebesar 7,2 persen dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 58,7 persen.

Memperkuat posisinya sebagai bank syariah yang fokus mendampingi segmen ultra mikro di Indonesia, kinerja laba Bank tetap ditopang oleh kualitas pembiayaan yang sehat.

Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad mengatakan, kualitas pembiayaan tidak hanya mencerminkan kesehatan bisnis bank, tetapi juga menjadi indikator tumbuhnya kapasitas dan daya tahan nasabah.

Selama 12 tahun terakhir, BTPN Syariah memberikan akses keuangan sekaligus pendampingan bagi segmen ultra mikro dalam mengembangkan usaha dan pengelolaan keuangan bagi bisnis serta keluarga mereka.

Pendampingan yang dilakukan berfokus dalam membangun empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS), agar lebih mampu bertahan dalam berbagai situasi.

Di saat yang sama, BTPN Syariah juga membuka ruang pertumbuhan baru pada pengembangan pembiayaan non komunitas yang adalah bagian dari strategi jangka panjang Bank, seperti pinjaman individu serta pinjaman kepada lembaga non keuangan.

“Melalui perluasan segmen pembiayaan ini, BTPN Syariah berupaya memperkuat fondasi bisnis, membuka peluang pertumbuhan baru dan berkelanjutan, serta menciptakan nilai yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Fachmy dikutip dalam keterangan resmi, Jumat, 27 Juli 2026.

Memasuki hari jadi BTPN Syariah ke-12, Fachmy katakan jika pihaknya akan terus memperkokoh fondasi kinerja bisnis melalui kualitas pembiayaan yang sehat dan terdiversifikasi.

“Kami percaya, semakin besar dampak yang kami hadirkan bagi nasabah, semakin kuat pula pertumbuhan berkelanjutan yang dapat kami ciptakan,” cetus Fachmy. SW

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.