Demo Mahasiswa Guncang Jakarta: Enam Tuntutan Dilayangkan ke Pemerintah Prabowo

Highlight:

  • Mahasiswa melayangkan enam tuntutan kepada pemerintah, mulai dari penurunan harga BBM hingga penghentian program MBG dan pembangunan BTP.
  • Isu militerisme, penempatan perwira aktif di jabatan sipil, serta penggusuran dan perampasan tanah menjadi sorotan utama aksi #MenujuIndonesiaBangkrut.
  • Demonstrasi di Bundaran HI diikuti mahasiswa lintas kampus bersama elemen pekerja dan masyarakat sipil yang menilai kebijakan pemerintah makin menjauh dari kepentingan rakyat.

AP HEADER

Jakarta— Gelombang kritik terhadap kebijakan pemerintah kembali menggema di jalanan ibu kota. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus dan organisasi turun ke Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (12/6), membawa enam tuntutan yang menyasar langsung kebijakan ekonomi, program prioritas pemerintah, hingga penempatan personel militer di jabatan sipil.

Sejak siang hari, kawasan pusat Jakarta dipenuhi long march mahasiswa yang membawa bendera, poster, dan spanduk bernada kritik.

Selain menuntut penurunan harga BBM dan kebutuhan pokok, massa juga meminta pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP).

Aksi ini tidak hanya menyoroti persoalan ekonomi, tetapi juga isu tata kelola negara. Mahasiswa menolak penempatan perwira militer dan kepolisian aktif maupun purnawirawan di jabatan sipil strategis.

Mereka juga mendesak pemerintah memberantas korupsi dan menghentikan praktik penggusuran serta perampasan tanah yang dinilai merugikan rakyat kecil.

Polisi berusaha memblokade pergerakan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa #MenujuIndonesiaBangkrut di Bundaran HI. (Foto: Zaenal/ AP)

Suasana aksi memanas ketika orasi-orasi politik bergema di Bundaran HI. Massa menyanyikan lagu perjuangan, meneriakkan yel-yel perlawanan, dan menuding pemerintah lebih mementingkan proyek dan penguatan militer dibanding penderitaan rakyat.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan enam tuntutan utama kepada pemerintah:

  1. Menurunkan harga BBM seluruh jenis serta menekan biaya kebutuhan hidup masyarakat.
  2. Menghentikan program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
  3. Menghentikan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP).
  4. Mengakhiri penempatan perwira militer dan kepolisian pada jabatan sipil strategis.
  5. Memberhentikan dan memproses hukum kapitalis birokrat yang terlibat korupsi.
  6. Menghentikan segala bentuk penindasan terhadap rakyat, termasuk penggusuran dan perampasan tanah.

Aksi #MenujuIndonesiaBangkrut juga mendapat dukungan dari sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan elemen masyarakat sipil.

Massa menegaskan demonstrasi ini bukan sekadar protes sesaat, melainkan peringatan bahwa ketidakpuasan publik terhadap arah kebijakan pemerintah terus membesar. (*) RAL

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.