Bukan Sekadar Donasi, hibank Bangun Sumber Pendapatan Berkelanjutan bagi Panti Asuhan melalui Hiro Farm

Highlight:

  • hibank menggandeng Hiro Farm menghadirkan program peternakan produktif dengan bantuan 50 ekor kambing untuk YABNI di Bogor.
  • Keuntungan usaha peternakan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi yayasan untuk kebutuhan 80 anak asuh.
  • Program Hiro Farm membekali anak-anak dengan pengetahuan peternakan, kewirausahaan, dan pengelolaan keuangan sederhana.

AP HEADER

Bogor– Kemandirian finansial menjadi salah satu tantangan yang dihadapi yayasan sosial dalam memastikan keberlangsungan pemenuhan kebutuhan anak-anak asuh.

Baca juga...

Menjawab tantangan itu, PT Bank Hibank Indonesia (hibank) menghadirkan pendekatan pemberdayaan ekonomi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis peternakan produktif.

Bekerja sama dengan Hiro Farm, program ini dirancang untuk membangun sumber pendapatan berkelanjutan bagi Rumah Anak Asuh Yatim Piatu dan Dhuafa Yayasan Bening Nurani (YABNI) di Rumpin, Kabupaten Bogor.

Melalui program ini, hibank memberikan bantuan modal produktif berupa 50 ekor bakalan kambing yang sepenuhnya menjadi milik YABNI.

Selanjutnya, YABNI bekerja sama dengan Hiro Farm untuk menjalankan kegiatan penggemukan ternak, mulai dari pemeliharaan hingga proses penjualan.

Keuntungan bersih dari hasil usaha tersebut akan disalurkan sepenuhnya kepada YABNI sebagai tambahan sumber pendanaan untuk mendukung kebutuhan operasional yayasan dan kesejahteraan 80 anak asuh.

Berbeda dengan bantuan sosial yang manfaatnya dapat berakhir setelah dana disalurkan, program ini dirancang untuk menciptakan siklus usaha produktif yang dapat terus dikembangkan.

Baca Juga...

Hasil keuntungan yang diterima YABNI diharapkan dapat membantu memperkuat kemampuan finansial yayasan sekaligus menjadi fondasi bagi keberlanjutan program peternakan pada periode berikutnya.

Direktur Finance PT Bank Hibank Indonesia, Ricky Budiono, mengatakan bahwa hibank ingin menghadirkan program CSR yang tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga menciptakan sumber nilai ekonomi yang dapat terus berkembang bagi masyarakat penerima manfaat.

“Bagi hibank, tanggung jawab sosial perusahaan bukan hanya tentang seberapa besar bantuan yang dapat disalurkan, tetapi juga bagaimana bantuan tersebut dapat menciptakan manfaat yang terus berlanjut.

Melalui program Hiro Farm, lanjutnya, hibank ingin membantu YABNI memiliki sumber pendapatan produktif yang dapat dikembangkan secara berkesinambungan.

“Lebih dari itu, kami ingin memastikan bahwa program ini juga memberikan nilai tambah berupa pengetahuan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk membangun kemandirian di masa depan,” ujar Ricky.

Tidak hanya berorientasi pada manfaat ekonomi, program Hiro Farm juga dirancang sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan bagi anak-anak asuh YABNI.

Melalui pendampingan dari pengelola Hiro Farm, anak-anak akan mendapatkan kesempatan untuk mengenal proses bisnis peternakan secara langsung.

Mulai dari pemeliharaan ternak, pengelolaan operasional, pemahaman siklus usaha, hingga pencatatan keuangan sederhana.

Pembelajaran tersebut diharapkan dapat memperkenalkan anak-anak pada dasar-dasar pengelolaan usaha sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa kewirausahaan sejak dini.

Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan melalui dukungan finansial kepada yayasan, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak-anak asuh sebagai bekal menghadapi masa depan.

Ketua Umum Yayasan Bening Nurani Bogor, Herawan Susanto menyambut baik inisiatif hibank yang dinilai memberikan pendekatan baru dalam mendukung keberlangsungan operasional yayasan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan hibank melalui program peternakan produktif ini. Bagi kami, keberadaan sumber pendapatan tambahan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan merupakan hal yang sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan 80 anak asuh.

Herawan menyebut, program ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pengalaman belajar yang mungkin belum pernah mereka dapatkan sebelumnya, khususnya mengenai dunia peternakan dan pengelolaan usaha.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi YABNI dan anak-anak yang kami asuh,” ungkap Herawan.

Sebagai bagian dari BNI Group, hibank terus memperkuat perannya sebagai bank digital yang berfokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Hingga September 2026, hibank mencatatkan total aset sebesar Rp19,55 triliun dengan penyaluran kredit kepada segmen UMKM mencapai Rp2,24 triliun.

Capaian tersebut mencerminkan komitmen hibank dalam memperluas dukungan pembiayaan bagi sektor produktif dan memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sejalan dengan visi sebagai Orkestrator UMKM, hibank mengembangkan pendekatan pemberdayaan melalui kolaborasi dan penguatan ekosistem yang menghubungkan berbagai pihak untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui layanan dan solusi perbankan, tetapi juga melalui program TJSL yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Melalui Hiro Farm, hibank berharap dapat menghadirkan model pemberdayaan sosial berbasis usaha produktif yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kapasitas penerima manfaat.

Ke depan, pendekatan serupa diharapkan dapat dikembangkan lebih luas sehingga program sosial perusahaan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga mampu menciptakan sumber penghidupan dan peluang kemandirian bagi masyarakat secara berkelanjutan. (*)

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.