Apresiasi Kinerja Terbaik, 106 Lembaga Keuangan Syariah Sabet Infobank Sharia Awards 2026

Highlight:

  • Sebanyak 106 institusi keuangan syariah meraih penghargaan Infobank 15th Sharia Awards 2026 atas pencapaian kinerja terbaik.
  • Penilaian Biro Riset Infobank mengacu pada kinerja keuangan 2024–2025, rasio keuangan, pertumbuhan, tata kelola perusahaan, dan manajemen risiko.
  • Indonesia Collaborative Forum & Awarding 2026 menyoroti penguatan industri keuangan syariah melalui kolaborasi dan pengembangan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).

AP HEADER

Jakarta— Sebanyak 106 institusi keuangan syariah berhasil meraih penghargaan “Infobank 15th Sharia Awards 2026” dari Majalah Infobank.

Penghargaan diberikan pada ajang “Indonesia Collaborative Forum & Awarding 2026” yang digelar di Ballroom B-C, Shangri-La Hotel Jakarta, pada 8 Oktober 2026.

Penghargaan “Infobank 15th Sharia Awards 2026” diberikan berdasarkan rating institusi keuangan syariah yang dilakukan oleh Biro Riset Infobank (birI) pada kinerja keuangan tahun 2024 dan 2025.

Selain dengan metode kuantitatif, penilaian juga berdasarkan tata kelola perusahaan atau good corporate governance (GCG) dan manajemen risiko.

Penilaian GCG dan manajemen risiko ini makin melengkapi pendekatan yang selama ini dipakai oleh Biro Riset Infobank dalam mengukur kinerja institusi keuangan syariah, yaitu pendekatan rasio keuangan penting dan pertumbuhan.

“Pemberian penghargaan Infobank Sharia Award 2026 ini adalah bentuk apresiasi Infobank terhadap institusi keuangan syariah yang berhasil meraih kinerja terbaik di tahun 2025, di tengah tantangan fluktuasi ekonomi global dan pelemahan daya beli,” ujar Karnoto Mohamad, Direktur Infobank Media Group, dalam kata sambutannya.

Acara “Indonesia Collaborative Forum & Awarding 2026” bertema “Collaborative and Strategic Leadership for Prosperity and Self-Reliance” diawali dengan Opening Speech oleh Bob T. Ananta, Wadirut BSI sekaligus Ketua 1 Bidang Bisnis Asbisindo.

Dalam pembukaannya, Bob T. Ananta membeberkan sejumlah ganjalan yang masih melingkupi perbankan syariah, seperti tingkat literasi dan inklusi, keterbatasan jaringan, kebutuhan investasi digital, hingga struktur permodalan. Momen ini menyoroti perlunya sinergi antar-pemangku kepentingan demi mengatasi hambatan operasional dan permodalan agar skala bisnis syariah semakin kuat.

“Kita menghadapi fakta saat ini di mana industri keuangan syariah itu masih menghadapi tantangan. Pertama soal literasi dan inklusi,” ujar Bob saat memetakan kondisi industri.

Dilanjutkan sesi panel diskusi oleh Muliaman D. Hadad, Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara dan KH Sholahudin Al Aiyub, Direktur Eksekutif KNEKS, yang membahas arah strategis pengelolaan aset BUMN di bawah Danantara dan peta jalan penguatan ekonomi dan keuangan syariah nasional.

Forum diskusi tersebut mengaitkan penguatan ekosistem dengan peluang ekspansi dari pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).

Kawasan khusus yang dirancang di Jakarta dan Bali ini diproyeksikan membuka ruang baru bagi pengembangan Islamic Finance sekaligus menarik modal internasional untuk pembiayaan proyek-proyek domestik.

“Islamic Finance menjadi salah satu tema utama yang akan dikembangkan dalam kawasan finansial internasional tersebut. Karena PFII ini akan membuka opportunity yang luas sekali terhadap pengembangan Islamic Finance,” ujar Muliaman saat memaparkan peran PFII.

Puncak acara diisi dengan Inspirational Speech oleh Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, Ph.D., Guru Besar Kementerian Pertahanan & Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Energi, serta Launching Buku “The Hope of Collaborative Leadership; Membangun Hubungan Sipil dan Militer Dalam Mendukung Pertahanan Negara” karya Dr. Taufiq Shobri, M.Han.

Perhelatan ini terselenggara berkat dukungan oleh para sponsor, yakni MAXIMUS INSURANCE, Bank Mandiri, BRI (Bank Rakyat Indonesia), PNM (Permodalan Nasional Madani), SAW (Sapujagad Artha Wijaya), Jamkrindo, TRIPA Syariah, Bank Aladin Syariah, BSI (Bank Syariah Indonesia), Bank Mandiri Taspen, Bank Sulselbar Syariah, BPRS Bahari Berkesan, BANK DINAR, JASA RAHARJA, PaninDai-ichiLife, BRI Finance, CIMB NIAGA Syariah, BNI Life, BRI Life, Jamkrindo Syariah, Bank Nagari, Permata Bank, BANK JAMBI Syariah, Taspen Life, Tugu Insurance, BANK KALBAR, ASKRINDO, KTW, dan SOMPO Syariah, Surveyor Indonesia (*) RAL

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.