Dewi Pandamsari & Juanita Luthan Sabet Infobank Most Outstanding Women 2026, Bukti Perempuan Kuasai Perbankan

Highlight:

  • Dewi Pandamsari dan Juanita A. Luthan raih “The Most Outstanding Women in Banking Industry” di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026 di Solo.
  • Perempuan kian berperan strategis di perbankan, dari pengawasan tata kelola hingga inovasi layanan dan pertumbuhan bisnis.
  • Sinergi Dewi dan Juanita memperkuat arah bisnis

Solo, Jawa Tengah- Kerja panjang dan konsistensi akhirnya menemukan panggungnya. Dewi Pandamsari dan Juanita A. Luthan berdiri sebagai representasi perempuan yang tak hanya menembus batas di industri perbankan, tetapi juga ikut menentukan arahnya.

Dalam ajang Infobank “Infobank 500 Most Outstanding Women in 2026” di Wisma Batari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/6/2026), keduanya dinobatkan sebagai “The Most Outstanding Women in Banking Industry”.

Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan, didampingi Chairman Infobank Eko B. Supriyanto dan President Commisioner of Infobank Evita Sumajouw kepada Juanita A. Luthan.

Perempuan kini bukan lagi sekadar pelengkap dalam struktur industri keuangan. Di sektor perbankan, mereka hadir sebagai pengambil keputusan, penjaga keseimbangan risiko, sekaligus motor inovasi.

Kiprah Dewi Pandamsari dan Juanita A. Luthan menjadi cerminan nyata perubahan tersebut, bagaimana kepemimpinan perempuan memberi warna pada strategi bisnis, tata kelola, hingga pendekatan kepada nasabah.

Dewi Pandamsari membawa pengalaman panjang di sektor keuangan, khususnya dalam tata kelola perusahaan dan pengawasan risiko.

Sebagai Komisaris Independen Bank NationalNobu, ia memainkan peran penting dalam memastikan setiap langkah bisnis berjalan sejalan dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Peran ini menjadi krusial, terutama di tengah dinamika industri perbankan yang semakin kompleks dan menuntut disiplin tinggi dalam pengelolaan risiko.

Di saat yang sama, Juanita A. Luthan tampil di garis depan pengembangan bisnis konsumer. Sebagai Chief Consumer Officer, ia mengawal strategi yang berorientasi pada kebutuhan nasabah. Mulai dari penguatan produk, peningkatan kualitas layanan, hingga transformasi pengalaman pelanggan.

Dewi Pandamsari, Komisaris Independen Bank NationalNobu meraih penghargaan Most Outstanding Women 2026. (Foto: Zaenal)

Pendekatan ini mendorong NobuBank untuk lebih adaptif, relevan, dan kompetitif dalam menghadapi perubahan perilaku pasar.

Kombinasi peran keduanya menciptakan keseimbangan yang kuat antara kontrol dan pertumbuhan. Tata kelola yang solid menjadi fondasi, sementara inovasi yang berkelanjutan menjadi mesin penggerak. Dari sinilah kepercayaan nasabah terbangun, sekaligus membuka ruang ekspansi bisnis yang lebih luas.

Pengawasan Disiplin & Strategi Bisnis Progresif

Penghargaan yang diraih Dewi Pandamsari dan Juanita A. Luthan bukan sekadar pengakuan individu, melainkan refleksi dari kontribusi strategis dalam memperkuat fondasi bisnis NobuBank.

Peran Dewi sebagai komisaris independen memastikan perusahaan tetap berada di jalur yang prudent, menjaga integritas, serta mengawal keputusan strategis agar selaras dengan kepentingan jangka panjang.

Sementara itu, Juanita menjadi representasi bagaimana inovasi diterjemahkan menjadi kinerja.

Pengembangan produk yang lebih relevan, peningkatan kualitas interaksi dengan nasabah, serta dorongan terhadap layanan yang lebih inklusif menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan bisnis.

Strategi ini tidak hanya meningkatkan daya saing, tetapi juga memperkuat loyalitas nasabah.

Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat, sinergi antara pengawasan yang disiplin dan strategi bisnis yang progresif menjadi kunci.

Dewi dan Juanita menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan mampu menjawab tantangan tersebut dengan pendekatan yang terukur dan berdampak.

Pengakuan dari Infobank ini pada akhirnya menjadi penegas bahwa perempuan telah mengambil peran sentral dalam industri keuangan.

Bukan hanya hadir, tetapi memimpin, mengarahkan, dan memastikan pertumbuhan berjalan seiring dengan prinsip tata kelola yang kuat. (*) Ranu Arasyki Lubis

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.