Loyalitas Nasabah Jadi Kunci, 22 Bank Raih SLE Award 2026 dari Infobank

Jakarta– Loyalitas nasabah menjadi indikator penting ketahanan industri perbankan.

Sepanjang 2026, sebanyak 22 bank nasional berhasil mencatatkan kinerja unggul dalam menjaga kepuasan, loyalitas, dan keterikatan nasabah.

Capaian tersebut mengantarkan mereka meraih Satisfaction, Loyalty, & Engagement Awards 2026 (SLE Awards 2026) yang diselenggarakan Majalah Infobank bersama Marketing Research Indonesia (MRI).Penghargaan ini diberikan dalam forum bergengsi “Starting Year Forum 2026 & 9th Satisfaction, Loyalty, Engagement Awards 2026” yang berlangsung di The St. Regis, Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.

Total penerima penghargaan terdiri dari 10 bank umum konvensional (BUK), 3 bank umum syariah (BUS), 3 bank digital atau bank dengan layanan digital, serta 6 bank pembangunan daerah (BPD).

Penilaian SLE Awards 2026 bersumber dari survei MRI bekerja sama dengan Infobank terhadap 1.440 responden, yang merupakan nasabah bank di delapan kota besar pada delapan provinsi di Indonesia.

Survei dilaksanakan pada kuartal IV 2025 dengan pendekatan yang lebih komprehensif.

Alih-alih sekadar mengakumulasi skor kepuasan, survei ini mengombinasikan tiga dimensi utama: satisfaction, loyalty, dan engagement untuk memetakan nasabah ke dalam lima kategori, yakni actively disengaged, disengaged, rationally loyal, engaged, dan fully engaged.

Pendekatan tersebut memberikan gambaran utuh mengenai posisi pelanggan dalam spektrum pengalaman perbankan, mulai dari ketidakpuasan hingga keterikatan emosional yang kuat.

“Survei terbaru menunjukkan, memperkuat keterikatan emosional pelanggan secara langsung berkontribusi pada peningkatan loyalitas mereka,” ujar Harry Puspito, Direktur Utama MRI.

Berdasarkan hasil survei, indeks SLE industri perbankan nasional naik rata-rata 3,08% menjadi 64,90%.

Meski demikian, kompleksitas kebutuhan nasabah yang terus berkembang menuntut bank untuk menghadirkan layanan yang lebih personal, empatik, dan proaktif demi menjaga kepercayaan publik.

Untuk meningkatkan engagement, bank dinilai perlu memperkuat interaksi dua arah melalui kanal komunikasi yang responsif serta menindaklanjuti setiap masukan nasabah secara konkret.

“Hal ini dapat diwujudkan dengan memperkuat layanan digital, meningkatkan edukasi keamanan siber, serta memberikan solusi yang relevan untuk kebutuhan sehari-hari pelanggan,” ujar Harry.

Senada dengan itu, Biro Riset Infobank (birI) mencatat bahwa transformasi digital mendorong industri perbankan semakin adaptif terhadap perubahan perilaku dan ekspektasi nasabah.

Dalam persaingan yang kian ketat, strategi customer-centric menjadi fondasi utama untuk membangun hubungan jangka panjang yang berkelanjutan.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada inovasi produk, tetapi juga menempatkan empati, personalisasi, dan sikap proaktif sebagai elemen kunci dalam setiap interaksi.

“Pendekatan ini tidak hanya menekankan pada inovasi layanan, tapi juga memperhatikan elemen empati, personalisasi, dan proaktif dalam setiap interaksi pelanggan,” ujar Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group.

Diskusi, Executive Lecture, hingga Pameran Budaya

Ajang SLE Awards 2026 merupakan bagian integral dari rangkaian Starting Year Forum 2026, hasil kolaborasi Infobank Media Group, MRI, Bank Indonesia (BI), dan CFO Club. Forum ini terbagi dalam lima sesi utama.

Sesi pertama diisi diskusi publik bertema “Haruskah Kredit Macet di Bank BUMN Harus Dipidanakan dan Dianggap Kerugian Negara?” dengan menghadirkan sejumlah tokoh nasional, antara lain Bob Hasan, Pujiyono Suwandi, Ide Juang Humantito, Agus Joko Pramono, Slamet Edy Purnomo, Yuliana, dan Dodi S. Abdulkadir.

Sesi kedua menghadirkan Executive Lecture bertajuk “Anticipacing Economic & Financial Outlook 2026” yang disampaikan oleh Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior BI.

Sesi ketiga merupakan puncak acara SLE Awards 2026, di mana 22 bank dan 1 perusahaan asuransi jiwa resmi menerima penghargaan.

Sesi keempat mengangkat diskusi budaya bertema Pembangunan Ekonomi Berbasis Seni dan Pelestarian Budaya dengan narasumber Fadli Zon, Irene Umar, Anggito Abimanyu, dan Fathan Subchi.

Sesi ini juga dimeriahkan dengan lelang lukisan serta pameran keris koleksi tokoh nasional dan pelaku industri keuangan.

Tokoh-tokoh nasional yang berkontribusi antara lain Presiden RI Prabowo Subianto, Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa, Menbud RI Fadli Zon, hingga Bupati Blora Arief Rohman. Sejumlah pimpinan industri keuangan juga turut berpartisipasi, termasuk Ismed Saputra, Rokidi, Abdul Bari, Jemmy Atmadja, dan Antonius Widodo Moelyono.

Bankir legendaris (alm) Robby Djohan juga memamerkan koleksi keris pribadinya.Sesi kelima ditutup dengan Inspiring Sharing bersama Purbaya Yudhi Sadewa, Menkeu RI, yang memaparkan Arah Kebijakan Fiskal 2026 dan Prospek Pembangunan Ekonomi Berbasis Budaya. Acara ditutup dengan hiburan musik oleh Raisa.

Forum ini disiarkan langsung melalui Infobank TV dan didukung berbagai sponsor strategis.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para sponsor dan mitra kolaborasi sehingga acara ini bisa terselenggara dengan baik. Kami juga mengucapkan selamat kepada bank-bank dan asuransi peraih penghargaan SLE Award 2026,” ujar Eko.

Berikut Daftar Bank Peraih SLE Award 2026:

Bank KBMI 4

  1. BCA
  2. Bank Mandiri
  3. BNI
  4. BRI

Bank KBMI 3

  1. Bank OCBC NISP
  2. Bank Permata
  3. BSI
  4. BTN
  5. Bank Danamon
  6. Bank CIMB Niaga

Bank Pembangunan Daerah (BPD)

  1. Bank Sumsel Babel
  2. Bank Jakarta
  3. Bank Jateng
  4. Bank Sumut
  5. Bankaltimtara
  6. Bank BJB

Bank Umum Syariah (BUS)

  1. BCA Syariah
  2. Bank Muamalat
  3. BSN

Bank Digital / Layanan Digital

  1. Bank SMBC Indonesia
  2. Seabank Indonesia
  3. Bank Jago

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.