Takbir! Trump Digantung di Depan Kedubes AS

Jakarta— Ratusan massa yang tergabung dalam Barisan Aksi Resistensi Al-Aqsa (BARQ) menggelar aksi demonstrasi dan orasi di depan Kedubes AS di Jakarta, Jumat (28/3).

Selain melakukan orasi secara bergantian, mereka juga “menghadirkan” Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, dalam bentuk patung.

Bahkan, sepanjang acara, patung Trump digantung lehernya. Sementara, Netanyahu berlumuran darah dengan pakaian narapidana.

Ada beberapa tokoh yang melakukan orasi, antara lain Abdullah Assegaf, Husein Shahab, Umar Shihab, Abdullah Beik, dan Fuad al-Hadi.

Dalam orasinya mereka sependapat bahwa Zionis-Israel tidak akan berhenti menjajah, merampas Palestina dan melakukan kekejian-kemanusiaan.

Lebih dari itu, Amerika bahkan membuat skenario lebih-tragis, yakni berencana akan mengusir warga Palestina ke luar wilayah Palestina, seperti ke Mesir dan Yordania.

“Ini adalah proyek genosida terhadap rakyat Palestina,” tegas Abdullah Asegaf.

Untuk itu, perjuangan pembelaaan terhadap Palestina dengan segala bentuknya, tak boleh kendur.

Sebaliknya, perlawanan terhadap Israel harus makin kuat dan besar dari masyarakat dunia dan umat Islam.

Meski memanas, aksi demonstrasi berlangsung terbit. Teriakan takbir sesekali menggema mengiringi “penggantungan” Trump di depan Kedubes AS. (DW)

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.