KB Bank Resmi Danai Proyek Internet Rakyat 5G FWA 1.4GHz Surge
Jakarta– PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) resmi menyalurkan pembiayaan terstruktur kepada PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) melalui entitas anaknya PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP) untuk mendukung tahap awal implementasi jaringan 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada spektrum 1.4GHz.
Fasilitas pembiayaan diberikan dalam bentuk pinjaman non-tunai berupa Letter of Credit (L/C) dan/atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) dalam mata uang Rupiah.
Skema ini ditujukan untuk mendukung pengadaan perangkat serta kebutuhan awal proyek Internet Rakyat (IRA) yang dikembangkan Surge.
Langkah ini mempertegas ekspansi pembiayaan KB Bank pada sektor infrastruktur digital nasional, sekaligus memperkuat ekosistem konektivitas broadband terjangkau di Indonesia.
Kunardy Darma Lie, Direktur Utama KB Bank menyampaikan, KB Bank berkomitmen untuk mendukung inisiatif yang memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem digital nasional.
“Penyediaan fasilitas non-tunai dalam bentuk L/C dan SKBDN ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap proyek infrastruktur yang skalabel seperti implementasi 5G FWA Surge. Kami meyakini bahwa perluasan akses fixed broadband yang terjangkau akan meningkatkan partisipasi ekonomi dan daya saing nasional,” katanya, dikutip Jumat (13/2/2026).
Sementara itu, Shannedy Ong, Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk dan Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama menambahkan, Internet Rakyat dirancang untuk menghadirkan layanan fixed broadband berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
“Dengan memanfaatkan teknologi 5G FWA pada spektrum 1.4GHz, kami dapat melakukan implementasi secara lebih efisien serta mengoptimalkan struktur biaya infrastruktur. Dukungan pembiayaan terstruktur dari KB Bank memperkuat efisiensi pengadaan dan mempercepat eksekusi pada tahap awal implementasi,” beber Shannedy Ong.
Jaringan 5G FWA 1.4GHz yang dikembangkan Surge dirancang untuk menjawab kebutuhan internet cepat di wilayah padat penduduk dan area dengan tantangan infrastruktur fixed-line.
Teknologi Fixed Wireless Access memungkinkan implementasi lebih cepat dan efisien dibandingkan jaringan kabel konvensional, sehingga mempercepat time to market dan memperluas akses broadband nasional. (*) Ranu Arasyki Lubis


