THE ASIAN POST, DELI SERDANG— Terkadang perbuatan sepele bisa membuat orang kalap mata.
Hanya gara-gara tak tahan dengan bau kotoran, Adi Proto Gultom tega menghabisi nyawa tetangganya, Juliana br Sinurat.
Aksi pembunuhan sadis yang terjadi di Kelurahan Petapahan Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, itu bermula saat Adi protes ke korban soal bau kotoran di rumah pelaku.
Adi mendatangi rumah korban dan menyatakan protes. Korban tidak terima dan terjadilah pertengkaran.
Pelaku mengejar korban hingga ke tempat berjualannya yang tak jauh dari rumah mereka.
Sambil membawa sebilah parang, pelaku mengejar korban dan langsung menusukkan parang tersebut ke bagian perut korban dan membacok kedua tangan korban hingga nyaris putus.
Melihat korban terjatuh dan tidak sadarkan diri, pelaku melarikan diri.
Masyarakat sekitar yang melihat jasad korban, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Pakam, dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Grand Medistra. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Pelaku akhirnya dapat diamankan setelah dibujuk pihak keluarga.
Kasat Reskrim Polres Deli Serdang AKP Bayu Putra mengatakan, pelaku berhasil diringkus tak lama setelah kejadian. Pelaku diringkus di rumah kerabatnya di kawasan Tanjung Morawa.
Menurutnya, pelaku akhirnya menyerahkan diri setelah dibujuk oleh keluarganya.
“Pelaku diringkus usai polisi bekerjasama dengan pihak keluarga pelaku,” kata Bayu seperti dikutip dari Antara, Selasa (30/7).
Terkait penangkapan itu, polisi turut menyita sebilah parang yang dipakai Adi saat menghabisi nyawa tetangganya.
“Selain pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa parang yang digunakan untuk membunuh korban,” katanya. []