Erry Rijana: Mahfud Teladan Nyata Pemimpin yang Mampu Kendalikan Syahwat Kekuasaan

Jakarta – Ketua Badan Pengawas Jagapemilu.com, Erry Rijana Hardjapamekas mengatakan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, adalah teladan nyata seorang pemimpin yang mampu mengendalikan syahwat kekuasaan.

Pernyataan itu diungkapkan mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, menanggapi pernyataan Mahfud MD mengenai pengunduran dirinya dari jabatan Menko Polhukam pada Kabinet Indonesia Maju, karena menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, mendampingi Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo, pada Pilpres 2024.

Pasangan Ganjar-Mahfud berkontestasi pada Pilpres 2024 didukung partai politik PDI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Erry mengatakan, Mahfud memberikan teladan nyata dalam bersikap menjunjung tinggi etika, meskipun ada aturan yang memperbolehkan menteri mengikuti kontestasi dan berkampanye di Pemilu.

“Ketika aturan membolehkan pun, ia tidak memanfaatkan apalagi menikmati, karena mengutamakan nilai kepatutan,” ujar Erry, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (1/2).

Sikap itu, menjadi contoh sekaligus teguran halus bagi para menteri yang terlibat dalam kontestasi Pemilu 2024, namun tidak mundur dengan berlindung di balik peraturan. Bahkan, ada yang terang-terangan melakukan kampanye terselubung dengan menggunakan fasilitas negara.

Bagi Erry, sikap tegas Mahfud yang memutuskan mengundurkan diri dari Kabinet, dan menyampaikan surat pengunduran dirinya secara langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan bukti bahwa kekuasaan seharusnya tidak mengabaikan etika.

Baca juga...

“Ini menjadi teladan dan membuktikan bahwa beliau adalah pemimpin yang mampu mengendalikan syahwat kekuasaan,” tuturnya.

Seperti diketahui, pada Rabu (31/1/2024), tepat pukul 14.00 WIB, Cawapres Nomor Urut 3, Mahfud MD menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menko Polhukam setelah bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.

Melalui pernyataan yang disiarkan langsung di platform media sosialnya, yakni Instagram, TikTok, dan YouTube, Mahfud menyampaikan akan pamit dari Presiden Jokowi secara baik-baik.

Mahfud menyampaikan, akan menyerahkan surat pengunduran dirinya jika bertemu langsung dengan Presiden Jokowi. Dia tidak akan meninggalkan Jokowi begitu saja dan mundur dari jabatannya sebagai Menko Polhukam, karena telah diberi kepercayaan dan ditugaskan dengan terhormat oleh presiden.

“Saya tidak akan menyatakan apa-apa sebelum saya bertemu presiden. Saya hanya akan menyampaikan surat singkat saja, dan saya akan sampaikan dulu saya diangkat dengan hormat, saya menerima pengangkatan dengan hormat, maka saya juga akan pamit dengan hormat,” kata Mahfud dalam siaran langsung di akun Instagram, TikTok, dan YouTubenya, saat bekunjung di Pura Danau Tirta Gangga, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, Rabu, 31 Januari 2024. SW

You might also like
Komentar Pembaca

Your email address will not be published.