AWS Invest USD5 M di RI, Jangkau Puluhan Ribu Tenaga Kerja sampai Ratusan Ribu Siswa
Jakarta – Amazon Web Services (AWS) sebagai penyedia layanan teknologi ternama global yang berfokus pada cloud, pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan, data lake dan analitik, serta Internet of Things ini terus melakukan ekspansi layanan di berbagai negara, tanpa terkecuali Indonesia.
AWS Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta telah sejak lama berkontribusi bagi pengembangan inovasi layanan teknologi cloud dan artificial intelligence (AI) nasional. Hal itu salah satunya bisa dilihat dari nilai investasi yang dikucurkan AWS di Indonesia.
AWS tercatat telah menginvestasikan dana lebih dari USD5 miliar di Indonesia selama 15 tahun ini. Investasi tersebut menopang sekitar 24.700 pekerjaan di setiap tahunnya, serta menambah sekitar USD10,9 miliar ke produk domestik bruto (PDB) Indonesia setiap tahunnya.
Selain menopang infrastruktur digital dari entitas bisnis di Indonesia, nilai investasi yang sebesar itu juga dipakai AWS untuk turut aktif dalam meningkatkan kapasitas teknologi sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
“Misi kami di Indonesia itu adalah untuk menjadi tonggak Indonesia digital melalui talenta dan teknologi. Kami melihat bahwa saat teknologi terbaik sudah ada di Indonesia, tugas kita semua ialah membangun talenta yang siap manfaatkan kekuatan teknologi,” jelas Country Manager AWS Indonesia, Anthony Amni saat media briefing di Jakarta, Selasa, 4 Maret 2025.
Lebih jauh, ia menerangkan bahwa pihaknya menjalankan banyak program terkait SDM di Indonesia, di antaranya membangun kesiapan anak-anak Indonesia di jenjang SMA, SMK, SKLB, hingga pesantren dengan pelatihan dasar cloud computing dan mengorganisir pengelolaan teknologi digital.
“Program itu namanya ‘Terampil di Awan’. Terampil di Awan ini sudah dilakukan di 26 provinsi RI, menyentuh hampir lebih dari 400.000 siswa,” terang Anthony.
Di samping itu, ada pula program teranyar yakni AI Cloud Competition di provinsi Jawa Barat yang diikuti lebih dari 30.000 peserta, yang mana penutupannya dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid.
“Misi kami ialah bagaimana sebanyak-banyaknya bisa menyiapkan masa depan digital melalui talenta dan tenaga kerja,” tegasnya kembali.
Sejak 2017 sampai saat ini, AWS Indonesia sudah melatih lebih dari 800.000 talenta dan tenaga kerja di Indonesia.
“Itu something yang kami selalu bilangnya, kami bangga dan kami taruh di dada,” tukasnya. SW