Connect with us

Palestina Menjadi Salah Satu Negara dengan Jumlah Vaksinasi Covid-19 Terendah

International

Palestina Menjadi Salah Satu Negara dengan Jumlah Vaksinasi Covid-19 Terendah

Jakarta – Israel menjadi negara dengan tingkat vaksinasi Covid-19 tertinggi di dunia, sementara teritori Palestina menjadi salah satu wilayah dengan jumlah vaksinasi terendah di dunia. Lebih dari seperempat populasi Israel yang memiliki total jumlah penduduk 9 juta ini telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Pfizer sejak 19 Desember, ujar menteri kesehatan Israel.

Program vaksinasi Israel ini dimulai dari mereka yang berusia tua dan yang berisiko tinggi, namun mereka yang berusia di atas 40 tahun juga sekarang telah mendapatkan vaksinasi. Israel memimpin dunia dalam hal jumlah dosis vaksin yang diberikan untuk per individu di populasinya. Dikatakan pula bahwa akan ada 5.000 dosis vaksin yang dikirim ke Tepi Barat dan Gaza, sehingga vaksinasi dapat berjalan untuk pekerja kesehatan di sana.

Di Yerusalem Timur yang dikuasai Israel, semua warga Palestina berhak mendapatkan vaksinasi Covid-19 dari pemerintah Israel, karena banyak tenaga kesehatan yang bekerja pada enam rumah sakit Palestina di sana, banyak diantaranya yang datang dari wilayah Tepi Barat dan Gaza. Ini juga disebabkan karena komunitas Palestina di Yerusalem Timur telah memiliki izin status menetap dari pemerintah Israel, dan membayar pajak yang ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan data terakhir dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada lebih dari 178,900 kasus positif Covid-19, dan lebih dari 2,000 kematian terjadi akibat Covid-19 di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza. Rate kematian untuk area ini adalah 1,1%. Sementara di keseluruhan Israel, persentasenya hanya 0,7%.

Kementerian Kesehatan Palestina yang beroperasi di Tepi Barat mengatakan bahwa mereka tengah melakukan kesepakatan dengan empat perusahaan penyedia vaksin Covid-19 agar dapat mengirimkan dosis vaksin yang cukup untuk 70% rakyat Palestina, meskipun belum jelas kapan vaksin akan tiba untuk warga Palestina.

 

Sumber: bbc.com / Reality Check

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in International

To Top