Connect with us

Kemendagri Dorong Daerah Laksanakan Inovasi Daerah

(Foto: kemendagri)

National

Kemendagri Dorong Daerah Laksanakan Inovasi Daerah

THE ASIAN POST, JAKARTA ― Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan penting terkait inovasi daerah berbasis digital untuk meningkatkan pelayanan.

Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Penelitian dan  Pengembangan telah melakukan diseminasi inovasi daerah melalui replikasi model hasil inovasi daerah berupa aplikasi berbagi pakai (multi tenant) yang terintegrasi dalam Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah).

Sejak diluncurkan 7 Desember 2018, kebijakan tersebut telah diimplementasikan di 50 (lima puluh) daerah.

“Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah melalui pengembangan inovasi layanan publik berbasis teknologi informasi,” kata Tjahjo.

Tjahjo mengatakan, aplikasi layanan yang terintegrasi Puja Indah berbasis web dan android yang terdiri dari layanan perizinan, layanan kesehatan, layanan pendidikan, layanan tenaga kerja, layanan komoditas, layanan aspirasi, dan layanna update data kependudukan dan akan ditambah lagi menjadi 14 (empat belas) layanan pada tahun 2019.

“Gubernur, Bupati/Walikota diharapkan bisa memaksimalkan pemanfaatan layanan Puja Indah tersebut sesuai dengan kebutuhan layanan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia juga telah memerintahkan Perangkat Daerah yang membidangi penelitian dan pengembangan untuk mempelajari, mengoordinasikan, dan memberikan masukan atas potensi pemanfaatan layanan Puja Indah, agar lebih baik pemanfaatan secara berkelanjutan.

“Bagi Pemerintah Daerah yang telah menandatangani komitmen dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menjadi daerah replikasi Puja Indah pada tahun 2018 agar segera menindaklanjuti komitmen dimaksud dan melakukan evaluasi pencapaian kinerja,” terangnya.

Untuk tahun 2019, katanya, Kemendagri membuka kembali kesempatan bagi daerah yang mengajukan permohonan menjadi daerah replikasi. []

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in National

Most Popular