Connect with us

Imbauan Sandiaga Diabaikan, Aksi Massa Berkumpul di Patung Kuda

(Foto: Antara)

Politic

Imbauan Sandiaga Diabaikan, Aksi Massa Berkumpul di Patung Kuda

THE ASIAN POST, JAKARTA – Ajakan dan imbauan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, untuk tidak datang berdondong-bondong ke sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (27/6) tampak diabaikan.

Jelang MK membacakan putusan Pilres 2019, massa aksi yang datang untuk melakukan demo sudah memenuhi kawasan sekitar MK.

Massa yang akan berunjuk rasa hanya bisa berkumpul di sekitar kawasan Patung Kuda hingga depan Gedung Kementerian Pertahanan.

Sementara akses menuju gedung MK diblokade secara berlapis. Massa yang akan berunjuk rasa hanya bisa berkumpul di sekitar kawasan Patung Kuda hingga depan Gedung Kementerian Pertahanan.

Sementara akses menuju gedung MK diblokade secara berlapis.

Para pendemo kecewa karena tidak bisa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung MK.

“Kecewa mas, kita mau mengawal MK tapi diblokade. Kita rakyat juga berhak dong datang ke MK,” ujar salah satu pengunjuk rasa Samsuri saat ditemui wartawan.

Dalam pertanyaan sebelumnya Sandiaga tegas mengatakan, “Kami telah mengimbau kepada para pendukung untuk mengawal proses di MK melalui media cetak, televisi, maupun media daring, sehingga tidak perlu datang langsung ke MK berbondong-bondong.”

Dilansir Antara, untuk lapis pertama menggunakan pagar beton dan kawat berduri dan lapis kedua diblokade menggunakan kendaraan taktis yang dilengkapi pagar besi. Pemblokadean itu dilakukan hingga jalur arah MK menuju Patung Kuda, sehingga tidak ada massa yang bisa masuk ke area sekitar MK.

Konsentrasi massa pun terbagi menjadi dua bagian, pertama di area Patung Kuda dan sekitar blokade depan Gedung Kemenhan. Massa yang akan berunjuk rasa itu telah datang ke Jalan Medan Merdeka Barat kawasan Patung Kuda sejak pukul 07.00 WIB. []

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Politic

Most Popular

To Top