Connect with us

Heboh Simbol Illuminati di Masjid Al Safar, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

(Foto: instagram)

Lifestyle

Heboh Simbol Illuminati di Masjid Al Safar, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

THE ASIAN POST, JAKARTA ― Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil buka suara soal Masjid Al Safar yang dituding dengan sengaja memasukkan simbol Illuminati dalam arsiteknya.

Menurut Ridwan Kamil, masjid Al Safar adalah hasil riset teori Folding Architecture alias lipatan, seperti origami, yang hasilnya berupa lekukan dan ruang berbentuk segitiga.

Menurutnya, estetika Islam sangat kuat di geometri. Maka,  setiap desain masjid selalu berusaha update dengan geometri berbeda.

Hasilnya, lanjut dia, beragam dari setengah kubah, multi kubah, kotak, silinder, tradisional sampai dengan bentuk-bentuk poligon seperti segitiga.

Artinya, bentuk yang muncul akan berbeda-beda karena desain yang baik harus merespon geografi, lokasi, iklim, ukuran, bahkan budaya.

“Jika hasilnya ditafsir macam-macam, itu dipersilakan. Seperti Monas yang ditafsir macam2. Saya tidak perlu marah terhadap tafsir,” katanya seperti dalam postingannya di Instagram, belum lama ini.

Namun, yang harus dijelaskan adalah sebuah kesalahan jika Masjid Al Safar dikatakan sebagai implementasi dari simbol-simbol illuminati.

“Karena itu tidak benar dan tidak dimaksudkan. Dan tentunya selalu saya ikhlaskan dan maafkan,” tambahnya.

Tapi, Ridwan Kamil juga menyesalkan video itu viral tanpa proses tabayun terlebih dahulu, karena telah merusak nama baiknya dan keimanannya.

Ia mengatakan, isu ini pernah dihebohkan oleh pihak yang sama saat Pilgub 2018 untuk menjelekkan dirinya saat kampanye.

“Saya sudah maafkan, move on dan saya hanya berdoa. Alhamdulillah, Allah SWT ternyata lebih mengabulkan doa saya, bukan doa dan harapan mereka,” cetus Kang Emil, demikian biasa disapa.

.Meski begitu, Ia mengaku tidak akan berhenti berkarya dan membawa kemajuan, karena meyakini itulah tugas dari Allah SWT kepada dirinya.

Kang Emil justru merasa bahagia melihat masjid-masjid yang didesainnya menjadi makmur dan ramai.

“Alhamdulillah. Selama saya yakini, saya tidak melanggar syariat Allah SWT dan tidak melakukan apa yang difitnahkan, omongan dan caci maki manusia mah tidak akan menggetarkan iman dan keyakinan saya,” tutupnya. []

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Lifestyle

Most Popular