Connect with us

Dukung Inklusi Keuangan, UangTeman Sosialisasi Fintech di 5 Kota

Technology

Dukung Inklusi Keuangan, UangTeman Sosialisasi Fintech di 5 Kota

THE ASIAN POST, JAKARTA – Sebagai upaya mendukung pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia, perusahaan Financial Technology (fintech) berbasis Peer to Peer (P2P) Lending, UangTeman melakukan kegiatan sosialisasi mengenai fintech yang dilaksanakan serentak di 5 kota.

“Kegiatan ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung tingkat inklusi keuangan di Indonesia, dan pelaksanaannya bertepatan dengan momen bulan Inklusi Keuangan yang dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar CEO dan Co-Founder UangTeman, Aidil Zulkifli di Jakarta, Kamis (18/10).

Sosialisasi yang dilakukan di lima kota yakni, Surabaya, Semarang, Bali, Yogyakarta, dan Palembang ini, bekerja sama dengan puluhan pengemudi ojek dalam jaringan (daring). Puluhan ojek daring yang berpartisipasi dalam sosialisasi tersebut melakukan konvoi keliling kota.

Aidil mengatakan, konvoi yang dilakukan merupakan bagian dari rangkaian roadshow di 11 kota yang telah diselenggarakan sejak akhir September 2018 lalu. Melalui kegiatan ini, Aidil berharap masyarakat bisa lebih mengenal fintech dan dapat mengoptimalkan layanan tersebut.

“Tentu dengan kemudahan layanan dan aksesnya, fintech bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang makin dinamis akhir-akhir ini,” kata Aidil.

Menurut Aidil, saat ini masyarakat mulai memanfaatkan layanan fintech untuk pemenuhan kebutuhan usaha mereka. UangTeman sendiri pada 2018 ini sudah mencairkan sekitar 160 ribu permohonan pinjaman, yang 30 persen pengajuannya ditujukan untuk kebutuhan usaha. Hal itu menjadi indikator bahwa layanan fintech mulai dioptimalkan secara baik oleh masyarakat dan pelaku usaha, sesuai arah kebijakan pemerintah.

“Kami yakin jika layanan fintech, khususnya P2P lending bisa dimanfaatkan dengan baik, maka bisa memberikan pengaruh positif kepada kebutuhan nasabah. Dan secara umum, tentu saja akan ikut berkontribusi pada perekonomian Indonesia,” tutup Aidil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Technology

Most Popular

To Top