8 Tahun Tak Tergoyahkan, Bank BPD Bali Raih Golden Champion di The Asian Post BUMD Awards 2026

3 Highlight

  • The Asian Post BUMD Awards 2026 menetapkan Bank BPD Bali sebagai Golden Champion BPD KBMI 1
  • Laba Bank BPD Bali 2025 mencapai Rp1,101 triliun, tumbuh 25,39% (YoY) dengan dividen Rp826,10 miliar
  • Aset tumbuh 8,01% menjadi Rp41,38 triliun, dengan NPL terjaga 0,80% dan CAR 29,30%

Solo, Jawa Tengah- Konsistensi kinerja jangka panjang menjadi pembeda utama Bank BPD Bali di tengah kompetisi ketat industri BPD nasional.

Bank ini tidak hanya mencatat pertumbuhan, tetapi mempertahankan performa unggul selama hampir satu dekade, yang mengantarkannya meraih predikat “Golden Champion Bank Pembangunan Daerah” dengan Kinerja Sangat Baik selama 5 hingga 8 tahun berturut-turut (2018–2025) dalam ajang The Asian Post BUMD Awards 2026.

Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto bersama Dewan Pakar Infobank Media Group Sigit Pramono kepada Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma dalam seremoni di Alila Hotel, Solo, Kamis (16/4/2026).

Pencapaian ini bukan tanpa fondasi kuat. Sepanjang 2025, Bank BPD Bali membukukan laba bersih Rp1,101 triliun, tumbuh 25,39% (YoY) dibanding tahun sebelumnya.

Kinerja ini bahkan melampaui target internal, sekaligus memperkuat kapasitas distribusi nilai kepada pemegang saham melalui dividen sebesar Rp826,10 miliar, naik sekitar 25% dibanding tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset Bank BPD Bali mencapai Rp41,38 triliun, tumbuh 8,01% (YoY) dan menembus 101,59% dari target Rencana Bisnis Bank.

Penyaluran kredit juga meningkat menjadi Rp25 triliun, tumbuh 9,51%, dengan kontribusi signifikan dari Kredit UMKM yang mencapai Rp12,769 triliun serta dukungan KUR sebesar Rp1,769 triliun.

Kualitas Aset & Digitalisasi Jadi Penopang Utama

Kekuatan Bank BPD Bali juga tercermin dari kualitas keuangan yang solid. Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat tinggi di level 29,30%.

Sementara NPL gross hanya 0,80%, menunjukkan manajemen risiko yang sangat terjaga. Rasio BOPO juga membaik menjadi 62,42%, mencerminkan efisiensi operasional yang kuat.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp33,85 triliun, tumbuh 5,24% dengan rasio CASA tinggi sebesar 69,09%. Hal ini memperlihatkan kepercayaan masyarakat yang terus terjaga terhadap Bank BPD Bali.

Selain itu, transformasi digital menjadi pendorong baru pertumbuhan. Inovasi QRIS, termasuk QRIS NFC dan QRIS cross border, memperkuat konektivitas UMKM Bali dengan ekosistem pariwisata global.

Bank BPD Bali juga aktif dalam elektronifikasi transaksi pemerintah daerah serta penguatan layanan pembiayaan UMKM dan sektor produktif.

Dengan konsistensi kinerja ini, kualitas aset yang kuat, serta inovasi digital yang progresif, Bank BPD Bali tidak hanya menjadi pemenang sesaat, tetapi tampil sebagai Golden Champion yang benar-benar bertahan dalam siklus panjang industri BPD nasional. (*) Ranu Arasyki Lubis

BaliBank BPD BaliI Nyoman SudharmaThe Asian Post BUMD Awards 2026
Comments (0)
Add Comment