Sherly Tjoanda Catat Rapor A! 85,1 Persen Warga Maluku Utara Nyatakan Puas

Jakarta- Elektabilitas dan legitimasi politik Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menguat tajam di tahun pertama kepemimpinanya.

Survei terbaru yang dirilis Indikator Politik Indonesia yang berjudul “Rapor Tahun Pertama Gubernur Sherly” menempatkan wanita ini dalam posisi sangat kuat secara politik sejak menjabat pada Februari 2025. Tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya bahkan menembus 85,1 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Burhanudin Muhtadi memaparkan, sebesar 41,5 persen responden menyatakan sangat puas dan 43,6 persen cukup puas terhadap kinerja Sherly. Survei tersebut dilakukan dalam rentang waktu 13–23 Februari 2026 melalui wawancara tatap muka.

“Jadi kalau di total, ada 85,1 persen warga Maluku Utara yang merasa sangat puas dan cukup puas terhadap kinerja Sherly Tjoanda,” ungkapnya, (4/3/2026).

Sementara yang menyatakan kurang puas atau tidak puas sama sekali hanya 9,6 persen. Sedangkan, sebanyak 5,3 persen menjawab tidak tahu.

Burhanudin menyebut capaian ini tergolong sangat tinggi dalam konteks nasional. Ia bahkan memberi ilustrasi akademik atas capaian tersebut.

“Karena saya dosen, nilainya A ini ya, di atas 80 persen. Nah, ini tentu kabar baik. Evaluasi publik terhadap kinerja gubernur di Maluku Utara ini termasuk salah satu yang tertinggi se-Indonesia, selain Jawa Barat,” terangnya.

Angka 85,1 persen ini menjadi catatan penting, terutama karena tahun pertama pemerintahan daerah berlangsung dalam tekanan resentralisasi fiskal nasional di mana Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional dipotong sekitar Rp270 triliun, yang turut berdampak pada daerah penghasil sumber daya alam seperti Maluku Utara.

Gen Z Jadi Basis Terkuat

Di balik angka approval 85,1 persen itu, survei dari Indikator Politik Indonesia mengungkap siapa saja basis sosial yang paling solid mendukung Sherly. Hasilnya mencolok, generasi muda menjadi pendukung paling loyal.

Burhanudin Muhtadi menjelaskan tingkat kepuasan Gen Z mencapai 91,6 persen.

“Kelompok pemilih muda gen Z tingkat kepuasannya terhadap kinerja Sherly Tjoanda sebagai gubernur itu mencapai 91,6 persen. Signifikan lebih tinggi dibanding kelompok warga Maluku Utara yang berusia di atas 56 tahun,” terangnya.

Sebaliknya, kelompok usia di atas 56 tahun mencatat tingkat kepuasan 78 persen. Meski tetap mayoritas puas, jaraknya cukup signifikan dibanding generasi muda.

Dari sisi gender, perempuan sedikit lebih tinggi tingkat kepuasannya dibanding laki-laki. Namun laki-laki pun tetap solid dengan 82,9 persen menyatakan puas.

Dari sisi agama, warga non-muslim mencatat kepuasan lebih tinggi dibanding muslim. Meski demikian, tingkat kepuasan umat Islam tetap besar, mencapai 81,3 persen.

Sebaran geografis pun relatif merata. Warga kota justru sedikit lebih puas dibanding desa, yakni sekitar 87 persen di perkotaan dan 84 persen di pedesaan. Padahal secara umum, pemilih kota dikenal lebih kritis terhadap pemerintah.

Temuan ini memperlihatkan legitimasi Sherly tidak bertumpu pada satu kelompok tertentu, melainkan tersebar di berbagai segmen sosial, usia, dan wilayah. (*) Ranu Arasyki Lubis

Bank Maluku Malutmalukusherly tjoandasurvei indikator
Comments (0)
Add Comment