Menyudahi Kepemimpinannya di INA, Kemana Kiprah Ridha Wirakusumah Selanjutnya?

Headlights:

  • Indonesia Investment Authority (INA) mengumumkan bahwa Ridha Wirakusumah telah menyelesaikan masa jabatan penuhnya sebagai Chief Executive Officer (CEO).
  • AUM meningkat dari USD5 miliar menjadi sekitar USD10 miliar, dengan lebih dari USD4,5 miliar diinvestasikan bersama mitra co-investment global di berbagai sektor prioritas.
  • Dewan Pengawas telah menunjuk Eddy Porwanto, Chief Financial Officer INA saat ini, sebagai Pelaksana Tugas Chief Executive Officer.

    Jakarta – Indonesia Investment Authority (INA) mengumumkan bahwa Ridha Wirakusumah telah menyelesaikan masa jabatan penuhnya sebagai Chief Executive Officer (CEO) pada tanggal 15 Februari 2026.

    Di bawah kepemimpinannya, INA berhasil membangun reputasi sebagai sovereign wealth fund (SWF) yang kredibel dan tepercaya. Aset kelolaan (assets under management/AUM) meningkat dari USD5 miliar menjadi sekitar USD10 miliar, dengan lebih dari USD4,5 miliar diinvestasikan bersama mitra co-investment global di berbagai sektor prioritas.

    Sektor tersebut meliputi jalan tol, pelabuhan, infrastruktur digital, layanan kesehatan, serta energi hijau.

    Setelah menyudahi kepemimpinannya di INA dengan sukses, lalu akan kemana kiprah bankir dengan pengalaman global yang seabrek dan pernah sukses menyelamatkan Permata Bank dari jurang krisis ini?

    “Setelah lebih dari 35 tahun bekerja, sudah waktunya saya beristirahat dulu,” ujar Ridha ketika dihubungi Asianpost, Jumat (25/02/2026).

    Ridha menambahkan, hasil audit INA akan segera keluar. “Selain kami berhasil doubling asset kami selama 5 tahun, tahun lalu kami membukukan net profit yang hanya kalah dari empat bank besar, lebih dari CIMB dan bank-bank lainnya, melakukan 25 investasi unggulan dengan 40 partner dunia terkemuka dan menjaga reputasi INA di global maupun lokal. Tentunya saya berharap penerus saya dapat membawa INA ke tempat yang lebih tinggi dan lebih sukses lagi ke depan,” imbuhnya.

    Sesuai dengan proses tata kelola INA, Dewan Pengawas telah menunjuk Eddy Porwanto, Chief Financial Officer INA saat ini, sebagai Pelaksana Tugas Chief Executive Officer efektif mulai 16 Februari 2026, sembari menyelesaikan proses transisi kepemimpinan guna memastikan kesinambungan organisasi.

    Eddy Porwanto merupakan salah satu profesional keuangan terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dalam restrukturisasi perusahaan dan investasi. KM

    CEO INAEddy PorwantoINARidha Wirakusumah
    Comments (0)
    Add Comment