Halu! Lawan Iran Aja Keteteran, AS Sesumbar Lanjut Mau Serang Kuba

Jakarta – Tak hanya narsistik, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ternyata halu tingkat dewa.

Perang dengan Iran belum juga usai, bahkan terbukti keteteran, Trump sudah sesumbar mau menyerang Kuba.

“Apa yang terjadi dengan Kuba sungguh luar biasa. Kami ingin memperbaiki, menyelesaikan yang ini (Iran) terlebih dahulu. Hanya masalah waktu sebelum kembali ke Kuba,” ujarnya.

Trump mengungkapkan hal itu kurang dari seminggu setelah konflik militer yang meningkat di Timur Tengah.

Trump mengalihkan fokusnya ke Kuba setelah memberikan pidato halunya, di mana dia mengatakan militer AS dan Israel terus “menghancurkan musuh sepenuhnya”.

Trump menyebut Menlu AS Marco Rubio telah “melakukan pekerjaan yang fantastis”.

Rubio adalah seorang keturunan Kuba di mana orang tuanya bermigrasi tahun 1956.

Spekulasi serangan ke Kuba mencuat setelah Senator Partai Republik Lindsey Graham secara terbuka menyebut Kuba sebagai negara yang kemungkinan akan menjadi fokus berikutnya setelah Iran.

Ia mengatakan hal ini dalam sebuah wawancara di Fox News.

“Kuba selanjutnya. Mereka akan mengikuti jejak kediktatoran komunis di Kuba. Hari-hari mereka sudah dihitung,” kata Graham.

Trump dalam sebuah wawancara dengan laman AS, Politico, beberapa waktu lalu, juga sempat menyebut kejatuhan rezim Kuba. Ia terang-terangan menyebut “Kuba akan jatuh”. (DW)

Amerika SerikatDonald Trumpkonflik Israel-IranKubaNetanyahuperang Israel-Irantarif respirokal trump
Comments (0)
Add Comment