Gerakan Bangkit di SMAN 72 Jakarta, Siswa Tegaskan Semangat Prestasi

Headlights:

  • Pelajar SMA Negeri 72 Jakarta menyatakan komitmen untuk bangkit dan terus berprestasi. Komitmen itu ditegaskan lewat sebuah kegiatan bertema Bangkit dan Peduli.
  • Kegiatan diinisiasi Ikatan Alumni SMA Negeri 72 Jakarta (IKASA 72) dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta hingga para alumni.
  • Kegiatan ini sekaligus menandai 15 tahun perjalanan IKASA 72 sebagai wadah silaturahmi alumni lintas angkatan yang konsisten berkontribusi bagi kemajuan almamater.

Jakarta – Pelajar SMA Negeri 72 Jakarta menyatakan komitmen untuk bangkit dan terus berprestasi. Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan bertema Bangkit dan Peduli yang digelar di halaman sekolah, Jakarta Utara, Rabu (12/2/2026).

Kegiatan tersebut diinisiasi Ikatan Alumni SMA Negeri 72 Jakarta (IKASA 72) dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta, pemerintah wilayah Kelapa Gading, unsur TNI, pimpinan sekolah, komite sekolah, hingga para alumni.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa keselamatan warga sekolah menjadi prioritas utama. Menurutnya, peristiwa yang terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta menjadi refleksi penting bagi penguatan ketahanan mental peserta didik melalui kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Kegiatan bertema Bangkit dan Peduli yang digelar di halaman sekolah SMAN 72, Jakarta Utara, Rabu (12/2/2026). (Foto: Istimewa)

“Keselamatan warga sekolah adalah yang utama, dan kami berkomitmen melakukan evaluasi serta penguatan sistem keamanan agar lingkungan belajar tetap aman dan nyaman,” ujar Nahdiana.

Ia menambahkan, pada fase pemulihan, peran alumni sangat strategis. “IKASA 72 diharapkan terus mendukung pendampingan psikologis, literasi digital, dan pembinaan karakter agar siswa dapat bangkit, tangguh, dan terus berprestasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 72 Jakarta, Teti Helena, mengapresiasi kepedulian alumni terhadap siswa dan almamater.

“Dukungan moral dari para alumni memberi energi positif dan memperkuat semangat siswa untuk melangkah maju dan berprestasi,” ucap Teti Helena.

Penasehat IKASA 72, Prihantoro, menegaskan bahwa kehadiran alumni merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendampingi siswa.

“Kebersamaan lintas angkatan adalah modal sosial penting untuk membangun budaya sekolah yang positif, aman, dan berorientasi pada prestasi,” ucapnya.

Rangkaian acara Bangkit dan Peduli juga diisi dengan penulisan harapan siswa pada Wall of Hope sebagai simbol optimisme dan kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menandai 15 tahun perjalanan IKASA 72 sebagai wadah silaturahmi alumni lintas angkatan yang konsisten berkontribusi bagi kemajuan almamater. AN

alumniIKASA 72SMAN 72 Jakarta
Comments (0)
Add Comment