Sebagai Gubernur ke 5 Banten, Andra Soni tampil dengan gaya kepemimpinan yang membumi, tenang, tapi penuh arah.
Ia tak sekadar membaca angka pertumbuhan ekonomi provinsi yang dipimpinnya, yang konsisten di atas ratarata nasional, tapi memaknainya sebagai hasil kerja kolektif dan strategi pemerataan.
Ketika berbincang dengan Infobank, di rumah dinasnya, di Gedung Negara Provinsi Banten, Serang, Januari lalu, dari nada bicaranya, terlihat jelas bahwa ekonomi daerah harus tumbuh bersama masyarakatnya, bukan berdiri jauh di menara gading kebijakan.
Lahir di Payakumbuh, Sumatra Barat, pada 12 Agustus 1976, Andra Soni membawa perjalanan hidup yang panjang sebelum memimpin Banten.
Latar pendidikannya ditempa dari STIE Banten hingga Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan kini tengah dalam proses pendidikan program Doktor di Universitas Padjadjaran.
Perjalanan akademik itu membentuk leadership yang rapi; berpikir sistematis, tapi tetap peka pada realitas lapangan. Ditambah dukungan keluarga, bersama sang istri, Tinawati Andra Soni, ia dikenal sebagai sosok ramah dan supel.
Dalam pandangannya, sektor keuangan adalah mesin penggerak ekonomi daerah. Karena itu, Bank Banten ditempatkan sebagai instrumen strategis, bukan sekadar pelengkap. Ia mendorong bank daerah ini hadir nyata di kehidupan warga. Baginya, bank yang baik adalah bank yang dampaknya terasa langsung, sederhana tapi menggerakkan.
Komitmen pemerintah provinsi terhadap pengembangan Bank Banten pun ia bangun lewat kesamaan persepsi, bukan instruksi sepihak. Pendekatan ini menunjukkan kedewasaan kepemimpinan.
Ia membangun trust lebih kuat daripada sekadar memerintah. Ia yakin, ketika Bank Banten tumbuh besar dan sehat, ekonomi Banten akan ikut berlari lebih jauh.
Soal posisi Bank Banten sebagai regional champion, Ketua DPRD Provinsi Banten periode 2019-2024 ini menilai jalannya sudah tepat. “On the way,” katanya, realistis namun optimistis.
Bank ini dilibatkan dalam berbagai program pemerintah daerah, semisal pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga denyut ekonomi harian, agar benarbenar dekat dengan masyarakat.
Sentuhan kebijakan yang konsisten ini mencerminkan kepemimpinan yang visioner, tapi tetap sabar menapaki proses.
Di akhir arahannya, pesan Andra Soni kepada manajemen Bank Banten terasa sederhana tapi dalam. “Jaga integritas, patuhi aturan, dan fokus pada pertumbuhan yang sehat,” begitu ucapnya.
Targetnya bukan melompat terlalu tinggi, melainkan naik konsisten dan berkelanjutan alias sustainable growth.
Di situlah kekuatan Andra Soni sebagai pemimpin. Tegas tanpa gaduh, visioner tanpa berjarak, dan selalu menempatkan Banten sebagai rumah bersama yang harus tumbuh dengan hati, dengan Bank Banten sebagai salah satu pilar pentingnya. (*) Ari Nugroho